Bupati Aceh Tamiang Tegas: Isu 250 Warga Tewas akibat Banjir Itu Hoaks!

Reporter : Ariel
Kondisi Kabupaten Aceh Tamiang pasca banjir.

BANDA ACEH (Realita)- Bupati Aceh Tamiang membantah beredarnya isu 250 warga di Kampung Dalam Kecamatan Karang Baru meninggal dunia akibat banjir bandang beberapa hari lalu. Dia menegaskan bahwa kabar itu sesat.

"Saya pertegas, itu tidak benar (isu 250 warga Kampung Dalam meninggal). Jangan dipercaya, itu adalah informasi sesat," kata Bupati Aceh Tamiang, Armia Fahmi, dikutip Antara.

Baca juga: Pasca Bencana Sumut-Aceh, Proses Pembangunan Dikebut! Menko IPK: Kita Cek

Dia mengatakan masyarakat bisa mendapatkan data valid soal penanganan bencana banjir di Aceh Tamiang bisa langsung datang ke Posko Utama yang dibentuk pemerintah. Armia menyampaikan memang ada warga yang meninggal akibat bencana banjir di desa tersebut, tapi jumlahnya tidak sampai ratusan seperti isu yang beredar.

"Kalau mau tanya data yang valid, silakan datang ke posko Bicara Alam yang ada di perumahan prabu Desa Paya Bedi," ujarnya.

Baca juga: Banjir di Sumatera-Aceh, 1.199 Orang Meninggal dan 144 Hilang

Armia juga mengatakan bahwa kawasan tersebut bukan wilayah pedalaman. Bahkan, kata dia, saat banjir melanda pertama, dia sempat menyeberangi sungai di wilayah tersebut, karena sempat terkurung banjir di daerah Karang Baru dekat Kantor BPBD.

Armia menuturkan terkait pendistribusian logistik ke desa-desa terdampak banjir sudah banyak alat transportasi yang dapat digunakan, termasuk traktor untuk membawa bantuan ke wilayah sulit terakses.

Baca juga: GIGs Aid From Depok to Tamiang Satukan Musik dan Solidaritas Kemanusiaan

"Ini sudah ada banyak perlengkapan traktor kosong untuk mengirim terus ke kampung-kampung yang diperkirakan belum kita sentuh, terutama di daerah Tenggulun, Tamiang Hulu. Sungai Iyu dan Banda Mulia," kata Armia Fahmi.ya

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru