Sejumlah Tanggul Laut di Jakarta Utara Bocor

realita.co
Tumpukan karung pasir untuk tambal tanggul laut bocor. Foto: IG jakartaupfate

JAKARTA (Realita)- Sejumlah tanggul air laut di Jakarta Utara (Jakut) bocor dan ditambal sementara menggunakan karung berisi air. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyampaikan ada sejumlah tanggul di Jakut yang menjadi atensinya.

"Jadi ada beberapa yang tadi sudah saya sebutkan, saya ingin ulangi lagi. Di Muara Angke, Muara Baru, Sunda Kelapa, Green bay Pluit, RE Martadinata, Ancol, dan Cilincing Marunda. Itulah yang kemarin mendapatkan atensi perhatian khusus," kata Pramono di Muara Baru, Jakut, Senin (8/12/2025).

Baca juga: Lima Korban Tragedi Ponpes Al Khoziny Sidoarjo Teridentifikasi, Total Tewas 14 Santri

Penambalan dengan karung berisi pasir hanya sementara. Dia mengatakan Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta akan memperbaiki tanggul bocor secara permanen.

Kepala Dinas SDA Jakarta, Ika Agustin Ningrum, mengatakan karung yang digunakan merupakan penanganan darurat saat ada kebocoran. untuk perbaikan permanen akan dilakukan dengan pengecoran.

"Jadi kita melakukan penguatan struktur dengan cara grouting, menggunakan metode shotcrete, digali 3 meter, kemudian dicor dan diisi dengan menggunakan beton cor," kata Ika.

Ika mengatakan proses pengecoran sedang berjalan.
" Saat ini sudah berjalan di hilir Nizam Zachman (Muara Baru) sepanjang 400 meter dan akan dilanjutkan sepanjang 1 kilometer. Jika memang satgas-satgas kemarin memang SOP nya seperti itu Jika ada kebocoran, mereka pasti akan melakukan penanganan darurat di hari yang sama terlebih dahulu," ucapnya.

Baca juga: Korban Tewas Tragedi Runtuhnya Ponpes Al Khoziny Bertambah Jadi 13 Orang

Kasudin SDA Jakut Herisuandi mengungkap penyebab Tanggul Muara Baru, Jakarta Utara bocor adalah korosi pada beton tanggul.

Selain itu, Heri menyebut meningkatnya permukaan laut membuat tekanan besar ke tanggul. Penurunan tanah juga berpengaruh membuat kebocoran tanggul.

"Memang adanya global warming yang meningkatkan permukaan tinggi air laut. Juga pengaruh juga land subsidence. Ini artinya kombinasi ya antara land subsidence, tinggi muka air laut, pressure air laut, dan juga korosi terhadap struktur beton," jelas dia.

Baca juga: PT Jasa Raharja dan Korlantas Polri Gencarkan Program Santri Aman Berkendara

Teks Foto: Tumpukan karung pasir untuk tambal tanggul laut bocor.

Foto: Kompas

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru