Meski Sudah Dipasang Papan Larangan

Sungai di Keling Jumputrejo Sidoarjo, Kembali Dipenuhi Sampah

realita.co
Sungai di sekitar Jl Beciro, Keling, Desa Jumputrejo, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo yang penuh sampah. Foto: Realita co

SIDOARJO (Realita)- Kondisi sungai di sekitar Jl Beciro, Keling, Desa Jumputrejo, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo, kembali memprihatinkan. Dalam waktu kurang dari dua bulan setelah dilakukan pembersihan, aliran sungai tersebut kembali dipenuhi tumpukan sampah rumah tangga. Sampah plastik, kantong kresek, botol minuman, hingga sisa makanan tampak mengapung dan mengendap di sepanjang aliran sungai.

Ironisnya, di sepanjang bantaran sungai telah terpasang spanduk dan papan imbauan yang melarang keras masyarakat membuang sampah sembarangan. Namun, peringatan tersebut seakan tidak diindahkan oleh oknum tidak bertanggung jawab yang masih menjadikan sungai sebagai tempat pembuangan akhir.

Baca juga: Ribuan ASN Sidoarjo Teguhkan Komitmen Bangun Daerah pada Apel Akbar 2026

Akibat penumpukan sampah ini, aliran air menjadi tersumbat dan menimbulkan bau tidak sedap, terutama saat cuaca panas. sungai di wilayah Keling, Jumputrejo, cukup mengkhawatirkan karena dapat memicu banjir saat hujan deras serta berdampak buruk bagi kesehatan lingkungan.

Baca juga: Pengelolaan Anggaran dan Pajak Surabaya Jadi Rujukan Pemkab Sidoarjo

Warga berharap adanya perhatian serius dan tindakan tegas dari pihak terkait, baik melalui pengawasan rutin, penegakan sanksi, maupun edukasi berkelanjutan kepada masyarakat.

Baca juga: Atasi Banjir Secara Terpadu, Pemkab Sidoarjo Matangkan Masterplan Penataan Kota

Sungai yang seharusnya berfungsi sebagai saluran air justru berubah menjadi tempat penampungan sampah, mencerminkan masih rendahnya kesadaran sebagian masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.mag

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru