KAB. BOGOR (Realita) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bogor mengirimkan tiga orang pengurus untuk mengikuti kegiatan Retret Orientasi Kebangsaan dalam rangkaian Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang bekerja sama dengan Kementerian Pertahanan (Kemenhan) RI, dan digelar di Jakarta serta Bogor.
Tiga pengurus PWI Kabupaten Bogor yang diberangkatkan masing-masing Ketua PWI Kabupaten Bogor Dedy Firdaus, Sahrul (Humas), dan Hari.
Baca juga: Pemkab Sidoarjo Gelar Retret untuk Kades se-Kabupaten Sidoarjo
Ketua PWI Kabupaten Bogor, Dedy Firdaus, menjelaskan bahwa penunjukan tersebut merujuk pada surat resmi PWI Pusat yang memberikan kuota pengurus dari setiap provinsi untuk mengikuti kegiatan nasional tersebut.
“Penunjukan ini berdasarkan surat resmi PWI Pusat. Setiap daerah mendapat kuota pengurus untuk mengikuti Retret Orientasi Kebangsaan dalam rangkaian HPN 2026,” ujar Dedy Firdaus, Selasa (28/1/2026).
Dedy berharap keikutsertaan pengurus PWI Kabupaten Bogor dapat membawa citra positif dan nama baik PWI, khususnya wartawan daerah, dalam forum nasional yang melibatkan unsur pertahanan dan kebangsaan.
“Kami berharap dapat mengikuti kegiatan dengan baik serta membawa nilai-nilai kebangsaan dan profesionalisme wartawan daerah di tingkat nasional,” tambahnya.
Baca juga: Gerindra Surabaya Gelar Retret Kader di Trawas
Sementara itu, berdasarkan hasil koordinasi dengan Kolonel Arief Nursaid selaku Person In Charge (PIC) Retret PWI–Kemenhan, pembagian Kaporlap (kelengkapan perorangan lapangan) bagi peserta akan dilaksanakan pada Kamis, 29 Januari 2026, pukul 04.00 WIB, bertempat di Kantor PWI Pusat, Jakarta.
Adapun perlengkapan utama yang dibagikan meliputi PDL Komcad, kaos dalam, sepatu laras, dan topi. Seluruh perlengkapan tersebut wajib langsung dikenakan oleh peserta sebelum diberangkatkan menuju lokasi pendidikan dan pelatihan Kemenhan.
Retret yang sebelumnya dijadwalkan berlangsung di Akmil Magelang dipindahkan ke Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kementerian Pertahanan di Bogor, dengan mempertimbangkan aspek teknis dan kesiapan kegiatan.
Baca juga: Fauzi - Imam Siap Implementasikan Hasil Retret Kepala Daerah di Sumenep
Dalam surat pemberitahuan resmi yang ditandatangani Johnny Hardjojo, Ketua Departemen Hankam, TNI, dan Polri PWI Pusat, ditegaskan bahwa pengambilan perlengkapan retret wajib disertai surat keterangan kesehatan yang sah.
Selain itu, peserta yang telah mengambil perlengkapan namun berhalangan mengikuti kegiatan wajib mengembalikan seluruh perlengkapan, dengan sanksi tegas bagi yang tidak mematuhi ketentuan tersebut.
Kegiatan Retret Orientasi Kebangsaan PWI–Kemenhan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat wawasan kebangsaan, kedisiplinan, serta sinergi antara insan pers dan institusi pertahanan negara.(Ang)
Editor : Redaksi