Tidak Semua Pasien Gagal Ginjal Harus Cuci Darah

realita.co
Mesin cuci darah. Foto: Ika

APAKAH pasien gagal ginjal harus selalu melakukan cuci darah (hemodialisis)? Benarkah prosedur ini harus dilakukan seumur hidup? 

Secara sederhana, tidak semua kasus gangguan ginjal harus diobati dengan prosedur hemodialisis. Anda juga bisa menjalani prosedur lainnya, yaitu transplantasi ginjal.

Baca juga: Deteksi Dini Gangguan Ginjal dan Begini Cara Mencegahnya

Lalu, apakah cuci darah wajib? Jawabannya, tergantung. Pasalnya, ada kalanya cuci darah sangat penting dilakukan untuk menyelamatkan nyawa.

Baca juga: Kenali Gejala Gagal Ginjal yang Berujung Cuci Darah

Contoh peristiwa genting ini adalah ketika pasien mengalami sesak napas dan harus menjalani cuci darah sesegera mungkin. Apabila tidak, pasien akan mengalami henti napas.

Namun, gangguan ginjal jika menyerang salah satu ginjal, pasien dapat beraktivitas normal dan cuci darah tidak perlu dilakukan. Hal ini dikarenakan manusia dapat hidup normal dengan satu ginjal saja.

Baca juga: Efek Samping Cuci Darah: Pusing, Kram hinggal Mual Muntah

Pasien mungkin perlu melakukan pengobatan untuk menekan dan mengobati penyebab dan berbagai keadaan yang memperburuk gagal ginjal seperti tekanan darah tinggi, kencing manis, dan infeksi dan batu saluran kemih.mk

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru