Sopir Penabrak Bocah WNI di Chinatown Singapura Resmi Jadi Tersangka, Ibu Korban Mulai Sadar

SINGAPURA (Realita) – Otoritas kepolisian Singapura (SPF) resmi menetapkan pengemudi mobil berusia 37 tahun sebagai tersangka dalam kecelakaan maut yang menewaskan seorang bocah WNI berusia 6 tahun di kawasan New Bridge Road, Chinatown. Tragedi yang terjadi pada pekan lalu ini kini memasuki babak baru, seiring dengan mulai pulihnya kondisi sang ibu yang sempat kritis.

Berdasarkan data yang dihimpun, kecelakaan terjadi saat korban sedang menyeberang jalan bersama ibunya. Benturan keras mengakibatkan sang anak meninggal dunia akibat luka berat, sementara ibunya dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi tidak sadar.

Pihak Kepolisian Singapura mengonfirmasi bahwa pengemudi tersebut dijerat dengan pasal mengemudi yang menyebabkan kematian karena kelalaian (driving causing death without due care). Jika terbukti bersalah, pelaku terancam hukuman penjara hingga tiga tahun, denda, atau keduanya.

“Kami terus melakukan investigasi mendalam terkait kecepatan kendaraan dan kondisi teknis saat kejadian. Keselamatan pengguna jalan adalah prioritas utama,” tegas juru bicara kepolisian Singapura dalam keterangannya.

Setelah beberapa hari menjalani perawatan intensif di rumah sakit, ibu korban dilaporkan telah sadar. Namun, sumber internal KBRI Singapura menyebutkan bahwa kondisi psikologis sang ibu masih sangat terguncang setelah mengetahui putranya tidak terselamatkan.

Duta Besar RI untuk Singapura, melalui perwakilannya, menyatakan bahwa pihak kedutaan terus memberikan pendampingan hukum dan konsuler secara maksimal.

Advertorial

"Fokus kami saat ini adalah memastikan hak-hak korban terpenuhi dan memberikan dukungan bagi sang ibu yang masih dirawat. Kami memantau ketat proses hukum yang berjalan di pengadilan Singapura agar keadilan ditegakkan seadil-adilnya," ujar pihak KBRI Singapura.

Gelombang simpati mengalir melalui berbagai kanal media sosial, mendesak transparansi dalam proses peradilan. Para saksi mata di lokasi kejadian menyebutkan bahwa area Chinatown tersebut memang memiliki volume kendaraan yang padat, yang menuntut kewaspadaan ekstra baik dari pengemudi maupun pejalan kaki.

Saat ini, jenazah korban telah diproses sesuai dengan keinginan keluarga, sementara proses persidangan tersangka dijadwalkan akan terus berlanjut dalam beberapa pekan ke depan untuk mendengarkan keterangan saksi dan pembuktian ahli.cin

Editor : Redaksi

Berita Terbaru