Efek Samping Cuci Darah: Pusing, Kram hinggal Mual Muntah

realita.co
Flyer terkait layanan cuci darah di salah satu rumah sakit di Surabaya. Foto:Ika

CUCI darah atau hemodialisis adalah prosedur membuang cairan dan kotoran dari dalam darah saat ginjal tidak bisa melakukannya.

Usai melakukan cuci darah, Anda mungkin merasakan beberapa gejala berikut:

Baca juga: Deteksi Dini Gangguan Ginjal dan Begini Cara Mencegahnya

- Merasa lelah

- Sakit kepala

- Tekanan darah turun

- Mual

- Muntah

- Kram

Baca juga: Kenali Gejala Gagal Ginjal yang Berujung Cuci Darah

- Kulit menjadi kering atau gatal

Namun, tidak perlu khawatir jika Anda memiliki banyak aktivitas. Pasalnya, setelah cuci darah, Anda bisa melanjutkan aktivitas seperti biasa.

Dokter biasanya hanya akan merekomendasikan program diet dan asupan cairan yang dibutuhkan untuk menunjang pengobatan.

Selain hemodialisis atau cuci darah, Anda juga bisa menjalani prosedur cangkok atau transplantasi ginjal.

Baca juga: Dilakukan selama 5 Jam Sekali Tindakan, Begini Cara Kerja Cuci Darah

Dengan prosedur transplantasi, ginjal akan dipindahkan dari tubuh pendonor ke tubuh penderita gagal ginjal kronis.

Setelah prosedur cangkok sukses dilakukan, penderita dapat hidup normal kembali seperti biasa. Namun, dokter akan tetap meresepkan sejumlah obat untuk menahan reaksi “penolakan tubuh”.

Kesulitan dari prosedur ini adalah mencari donor ginjal yang cocok dan sehat.mk

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru