MENGINGAT cuci darah menjadi salah satu terapi pengobatan untuk Chronic Kidney Disease (CKD) atau Penyakit Ginjal kronis (PGK), maka mengenali gejalanya sangatlah penting.
Pada penyakit kronis gejalanya berkembang secara perlahan, pada awalnya tidak ada gejala sama sekali.
Baca juga: Deteksi Dini Gangguan Ginjal dan Begini Cara Mencegahnya
Kelainan fungsi ginjal hanya dapat diketahui dari pemeriksaan darah di laboratorium.
Berikut adalah gejala gagal ginjal kronis yang membuat Anda harus menjalani cuci darah:
- Peningkatan urea (racun ginjal) dalam darah
Baca juga: Efek Samping Cuci Darah: Pusing, Kram hinggal Mual Muntah
-:Buang air kecil berlebih pada malam hari (nokturia) karena ginjal tidak dapat menyerap air sebagai akibatnya volume air kemih bertambah.
- Tekanan darah tinggi karena ginjal tidak mampu membuang kelebihan garam dan air.
Baca juga: Dilakukan selama 5 Jam Sekali Tindakan, Begini Cara Kerja Cuci Darah
- Sejalan dengan perkembangan penyakit, maka lama–kelamaan limbah metabolik yang tertimbun di darah semakin banyak. Pada tahapan ini pasien menunjukan gejala berikut:
- Mual dan muntah
- Nafsu makan menurun
- Badan lemah
- Volume air kemih berkurang
- Kurang darah
- Tekanan darah tinggi
- Kedutan otot
- Kelemahan otot
- Kram
- Kejang bila tekanan darah terlalu tinggi atau kelainan kimia darah menyebabkan kelainan fungsi otak
- Sesak nafas karena penimbunan cairan di paru
- Dapat terjadi gatal-gatal.mk
Editor : Redaksi