Imam Gugur, 3 Besar Calon Sekda Ponorogo Tunggu Intruksi Pelantikan 

realita.co
Plt Kepala BKPSDM Ponorogo Suko Widodo.

PONOROGO (Realita)- Seleksi terbuka (Selter) Sekretaris Daerah (Sekda) Ponorogo telah memasuki babak akhir. Ini setelah Panitia Seleksi (Pansel) Jawa Timur mengumumkan hasil 3 besar dalam perebutan kursi jabatan tertinggi PNS dilingkup Pemkab Ponorogo tersebut. 

Dalam pengumuman nomor : 13/PANSEL/ KAB-PO/ 2026 tentang hasil akhir seleksi terbuka pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama sekretaris daerah kabupaten Ponorogo tahun 2026, tertanggal 25 Maret 2026 yang diumumkan melalui laman resmi Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia ( BKPSDM) Ponorogo. 

Baca juga: Terapkan Perda PKL, DPRD Ponorogo Minta Satpol-PP Lakukan Penertiban Pedagang di Zona Merah

Tiga besar calon Sekda Ponorogo berdasarkan abjad yakni, Agus Sugiharto ( Kepala BPPKAD & Plt Sekda), Henry Indrawardhana ( Kepala DPPKB ), Masun ( Kepala Pelaksana BPBD $ Plt Kepal Dinsos P3A). Sementara nama Imam Bashori (Kepala Inspektorat ) yang sebelumnya masuk dalam 4 besar kandidat Sekda Ponorogo gugur dalam fase uji gagasan dan wawancara. 

Plt Kepala BKPSDM Ponorogo Suko Widodo mengatakan , usai mengantongi 3 besar calon sekda dari Pansel Jatim, pihaknya selanjutnya akan mengirim nama-nama tersebut ke Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa untuk ditentukan siapa yang nantinya memilih dan melantik calon Sekda Ponorogo terpilih. 

“ Setelah tiga besar nanti kita usulkan ke Gubernur untuk mendapatkan usulan pelantikan, itu aja. Nah nanti tinggal Gubernur nanti bagaimana itu kita tunggu dulu. Saya kurang tahu persis nanti yang melantik apakah Bupati atau Plt. Bupati atau Gubernur, nanti masih nunggu petunjuk dari Gubernur,” ujarnya, Selasa (26/03/2026). 

Baca juga: Jelang Ramadhan, Pemkab Ponorogo Belum Atur Larangan Oprasional THM

Suko mengaku, ke 3 pejabat eselon II ini telah mengantongi rekomendasi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) yakni layak untuk dilantik sebagai Sekda. 

“ Ketiganya itu diusulkan ke BKN untuk mendapatkan rekomendasi dan terbitlah rekomendasi layak untuk dilantik,” ungkapnya. 

Baca juga: Satgas MBG Ponorogo Bakal Panggil Perwakilan BGN Soal SPPG Banyudono 

Suko mengungkapkan pihaknya tidak mengetahui penyebab pasti Imam Bashori tersingkir dalam perebutan 3 besar kursi Sekda, kendati sempat diprediksi menjadi calon terkuat. 

“ itu kewenangan mutlak itu di Pansel ya. Jadi memang ya bisa saja loh misalnya empat itu terbaik, tapi karena memang harus dipersyaratkan tiga, ya tetap siapa pun harus diambil tiga,”pungkasnya. znl

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru