SURABAYA (Realita)– Dalam rangka memperkuat penerapan Good Corporate Governance (GCG), PLN UPT Surabaya melaksanakan penandatanganan komitmen
bersama terkait penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP).
Kegiatan ini dilaksanakan bertepatan dengan momen silaturahmi Idulfitri, sehingga menjadi ajang mempererat kebersamaan sekaligus meneguhkan integritas seluruh insan PLN.
Baca juga: PLN Dukung Pendidikan Inklusif Tuna Netra di Momentum Jelang Idul Adha 1447H
Manager PLN UPT Surabaya, Yaya Supriman mengatakan, bahwa penandatanganan komitmen ini diikuti oleh jajaran manajemen dan seluruh pegawai PLN UPT Surabaya sebagai bentuk keseriusan dalam mencegah praktik penyuapan serta
menjunjung tinggi nilai-nilai integritas dalam setiap proses bisnis.
"Dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan Idulfitri, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa integritas merupakan pondasi utama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," kata Yaya, Senin (30/03/2026).
Baca juga: PLN Perkuat Keandalan Sistem di Gardu Induk Grati, “Pahlawan Malam” Siaga 24 Jam Amankan Kelistrikan
Yaya menambahkan, melalui penerapan SMAP, PLN UPT Surabaya berkomitmen untuk menjalankan proses kerja yang transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik korupsi.
"Momentum silaturahmi ini juga dimanfaatkan untuk memperkuat budaya kerja yang berlandaskan nilai AKHLAK, sekaligus meningkatkan kesadaran seluruh pegawai akan pentingnya menjaga kepercayaan publik terhadap PLN," ujarnya.
Baca juga: Innovation Gateway 2026 PLN UIT JBM Hasilkan Inovasi Transmisi dan Digital
Dengan adanya komitmen bersama ini, PLN UPT Surabaya optimis dapat terus meningkatkan kualitas layanan serta menjaga keandalan pasokan listrik dengan tetap
menjunjung tinggi prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik. Ty
Editor : Redaksi