SURABAYA (Realita)– Dalam rangka memperkuat penerapan Good Corporate Governance (GCG), PLN UPT Surabaya melaksanakan penandatanganan komitmen
bersama terkait penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP).
Kegiatan ini dilaksanakan bertepatan dengan momen silaturahmi Idulfitri, sehingga menjadi ajang mempererat kebersamaan sekaligus meneguhkan integritas seluruh insan PLN.
Baca juga: Kerja Tanpa Padam di Momen Idul Fitri, PLN UPT Surabaya Pastikan Keandalan Listrik di GI Sukolilo
Manager PLN UPT Surabaya, Yaya Supriman mengatakan, bahwa penandatanganan komitmen ini diikuti oleh jajaran manajemen dan seluruh pegawai PLN UPT Surabaya sebagai bentuk keseriusan dalam mencegah praktik penyuapan serta
menjunjung tinggi nilai-nilai integritas dalam setiap proses bisnis.
"Dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan Idulfitri, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa integritas merupakan pondasi utama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," kata Yaya, Senin (30/03/2026).
Baca juga: Tanpa Ganggu Pelanggan di Momen Idul Fitri, PLN Surabaya Lakukan Perawatan Jaringan Tegangan Tinggi
Yaya menambahkan, melalui penerapan SMAP, PLN UPT Surabaya berkomitmen untuk menjalankan proses kerja yang transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik korupsi.
"Momentum silaturahmi ini juga dimanfaatkan untuk memperkuat budaya kerja yang berlandaskan nilai AKHLAK, sekaligus meningkatkan kesadaran seluruh pegawai akan pentingnya menjaga kepercayaan publik terhadap PLN," ujarnya.
Baca juga: PLN UIT JBM Perkuat Peralatan Gardu Induk Manisrejo dan Ngawi
Dengan adanya komitmen bersama ini, PLN UPT Surabaya optimis dapat terus meningkatkan kualitas layanan serta menjaga keandalan pasokan listrik dengan tetap
menjunjung tinggi prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik. Ty
Editor : Redaksi