Ketua IBCA MMA Kota Madiun, Apresiasi Kesiapan Atlet Petarung Bebas Jelang Turnamen MABOX x Shaduk Jotosh

MADIUN (Realita) - Ketua Umum IBCA MMA Kota Madiun, Drs. Armaya, menyampaikan apresiasinya terhadap kesiapan para atlet dari komunitas Petarung Bebas yang akan berlaga dalam turnamen tarung bebas dan boxing “MABOX x Shaduk Jotosh” di GOR Ki Mageti, Kabupaten Magetan pada 31 Mei mendatang. 

Hal itu disampaikannya usai meninjau langsung latihan dan persiapan atlet di camp Petarung Bebas. Armaya mengungkapkan, dirinya sebelumnya telah berkoordinasi dengan jajaran pembina dan pelatih Petarung Bebas sebelum hadir menyaksikan latihan para atlet. 

“Saya kemarin berkoordinasi dengan teman-teman Petarung Bebas dan diundang langsung ke camp untuk melihat persiapan atlet yang akan berangkat ke Saduk Jotos di Magetan tanggal 31 Mei nanti. Ini menjadi momen yang sangat penting bagi kami di IBCA MMA Kota Madiun,” ujar Armaya, Sabtu (23/5/2026) sore. 

Ia menilai, kegiatan latihan dan pembinaan yang dilakukan komunitas Petarung Bebas merupakan langkah positif dalam mencetak generasi muda yang aktif di bidang olahraga dan memiliki semangat berprestasi.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan seperti ini. Anak-anak muda diarahkan ke kegiatan yang positif, terutama olahraga bela diri. Mereka dipersiapkan untuk menjadi atlet MMA yang kompeten dan berprestasi,” imbuhnya.

Armaya juga menyebut pihaknya telah berkoordinasi dengan Pelatih terkait pengembangan pembinaan atlet MMA di bawah naungan IBCA MMA. Menurutnya, potensi atlet muda di Kota Madiun sangat besar dan perlu mendapat dukungan berkelanjutan.

 

“Tadi kami juga sudah berkoordinasi dengan Pak Lamijo dan Pak Lucky. Ke depan pembinaan ini akan terus dikembangkan karena mereka memang diarahkan menjadi atlet MMA. Kebetulan organisasi MMA ini berada di bawah IBCA, sehingga nantinya pembinaan bisa lebih terarah dan terstruktur,” jelasnya.

 

Dalam kesempatan tersebut, Armaya juga melihat langsung kesiapan enam atlet yang akan diberangkatkan ke Magetan. Ia mengaku bangga dengan perkembangan fisik dan mental para atlet yang dinilai semakin matang setelah menjalani latihan intensif.

 

“Saya lihat ada enam atlet yang sudah sangat siap. Fisik mereka sudah bagus, latihan juga sangat serius. Kemarin mereka bahkan latihan lari ke Kare dan hari ini sparing. Perkembangannya luar biasa dan kami bangga dengan keberadaan komunitas seperti ini di Kota Madiun,” ungkapnya.

 

Menurutnya, meski ajang Saduk Jotos bukan merupakan kompetisi resmi berbentuk turnamen, Armaya berharap pengalaman bertanding tersebut mampu meningkatkan mental dan motivasi para atlet muda.

 

“Memang di Magetan nanti konsepnya bukan kompetisi penuh, jadi selesai satu lawan langsung berganti lawan lainnya. Tapi ini tetap penting untuk menambah pengalaman tanding dan mental atlet. Harapan saya, kegiatan seperti ini terus dikembangkan agar mereka punya motivasi besar untuk maju,” tegasnya.

 

Sementara itu, Pelatih Petarung Bebas Madiun, Lamijo, mengatakan bahwa berbagai persiapan telah dilakukan secara maksimal, mulai dari latihan fisik hingga penguatan mental para atlet.

 

“Persiapan sudah banyak dilakukan mulai dari dasar-dasarnya, fisik, mental, sampai teknik pemanasan semuanya sudah siap. Sementara ini anak-anak juga sudah ready semua,” ujar Lamijo.

 

Ia juga optimistis para atlet yang diturunkan mampu tampil maksimal dan membawa pulang hasil terbaik dalam ajang tersebut.

 

“Kalau melihat peluang, mudah-mudahan semuanya punya ambisi untuk meraih nomor satu,” tambahnya. Yw

Editor : Redaksi

Berita Terbaru