MADIUN (Realita) – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Madiun menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) sekaligus pelantikan pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) tingkat kecamatan se-Kota Madiun, Minggu (17/5/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari konsolidasi internal partai dalam menghadapi agenda politik ke depan.
Acara tersebut turut dihadiri anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Budi Sulistyono atau yang akrab disapa Kanang. Dalam keterangannya ia menekankan pentingnya kader partai untuk tidak melupakan sejarah perjuangan PDI Perjuangan di Kota Madiun.
Kanang mengingatkan kembali dinamika perjuangan politik pada era 1997, ketika muncul gerakan PROMEGA yang menjadi bagian dari perjalanan politik PDIP di Kota Madiun.
“Yang pertama tentang jas merah. Betapa Madiun ini waktu itu mulai pergerakan ‘97, di mana Madiun membuat gerakan PROMEGA,” ujar Kanang.
Menurutnya, semangat perjuangan kader terdahulu harus terus diwariskan kepada generasi penerus partai. Ia juga menyinggung peran tokoh-tokoh senior PDIP di Kota Madiun yang dinilai mampu membesarkan partai melalui kedekatan dengan masyarakat.
"Maka jas merah inilah yang harus terus diingat rakyat,” lanjutnya.
Selain mengingatkan sejarah perjuangan partai, Kanang juga menekankan pentingnya pendekatan humanis dalam menyikapi dinamika internal organisasi.
"Senengo nguripi ojo seneng mateni,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Madiun, Sutardi, menjelaskan bahwa pelantikan kali ini merupakan bagian dari penguatan struktur organisasi partai di tingkat kecamatan.
Ia menyebut, Kota Madiun memiliki tiga kecamatan dan masing-masing PAC diisi sembilan personel pengurus.
“Kota Madiun ada tiga kecamatan, masing-masing kecamatan ada sembilan personel pengurus,” katanya.
Sutardi menambahkan, penyusunan kepengurusan PAC dilakukan sesuai aturan partai, termasuk kewajiban menghadirkan keterwakilan generasi muda dan perempuan dalam struktur organisasi.
“Aturan partai mengamanatkan adanya keterwakilan generasi muda maksimal usia 35 tahun dan juga 30 persen perempuan,” ujarnya.
Terkait target politik ke depan, PDIP Kota Madiun menargetkan peningkatan perolehan suara pada pemilu mendatang. Partai berlambang banteng moncong putih itu berupaya merebut kembali suara yang hilang pada pemilu sebelumnya agar jumlah kursi di DPRD Kota Madiun kembali bertambah.
“Minimal kita harus merebut kembali suara yang kemarin hilang sekitar 13 ribuan itu supaya kursi kita kembali dari empat menjadi enam,” tandas Sutardi.
Usai pelantikan, DPC PDIP Kota Madiun akan melanjutkan proses konsolidasi organisasi hingga tingkat ranting dan anak ranting sesuai instruksi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) partai.
“Nanti bersama pengurus PAC yang baru kita siapkan kepengurusan ranting dan anak ranting. Target dari DPP selesai sampai bulan Juni,” pungkasnya. Yw
Editor : Redaksi