Fadly Amran Tekankan Transparansi, Dana TKD Rp371 Miliar Difokuskan untuk Pemulihan Pascabencana

realita.co
rapat strategis Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kota Padang di Palanta Rumah Dinas Wali Kota, Selasa (14/4/2026). Foto: Prokopim

PADANG (Realita)- Fadly Amran bersama Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir memimpin rapat strategis Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kota Padang di Palanta Rumah Dinas Wali Kota, Selasa (14/4/2026).

Rapat tersebut membahas pengelolaan serta realisasi pengembalian dana Transfer ke Daerah (TKD) Tahun Anggaran 2026 dari Pemerintah Pusat kepada Pemerintah Kota Padang, yang nilainya mencapai Rp371,85 miliar.

Baca juga: Wali Kota Padang Buka Peluang Kerja ke Jepang, Jajaki Kolaborasi dengan Perusahaan Internasional

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Padang, Raju Minropa, mengungkapkan bahwa dana tersebut telah disalurkan dalam dua tahap. Tahap pertama sebesar Rp124,12 miliar pada 26 Februari 2026 dan tahap kedua Rp93,09 miliar pada 31 Maret 2026.

“Total yang sudah diterima mencapai Rp217,22 miliar, sehingga masih tersisa Rp154,62 miliar yang akan disalurkan berikutnya,” jelasnya.

Selain itu, Pemerintah Kota Padang juga telah menerima Bantuan Keuangan Khusus (BKK) dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat sebesar Rp900 juta yang telah direalisasikan sepenuhnya.

Baca juga: Fadly Amran Pantau Subuh Mubarakah, Dorong Smart Surau dan Padang Rancak Award 2026

Raju menambahkan, sesuai Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 900, penggunaan TKD tahun ini diarahkan untuk penanganan daerah terdampak bencana, mulai dari tahap prabencana, tanggap darurat, hingga pascabencana melalui program rehabilitasi dan rekonstruksi.

Menanggapi hal tersebut, Fadly Amran menegaskan pentingnya pengelolaan anggaran yang akuntabel dan tepat sasaran. Ia meminta seluruh perangkat daerah memastikan setiap rupiah digunakan untuk kepentingan masyarakat.

Baca juga: Pemko Padang Dorong Revitalisasi Batang Arau Masuk Agenda Strategis Indonesia–Jerman

“Pengelolaan anggaran harus terukur, transparan, dan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat. Prioritaskan sektor infrastruktur dan pemulihan ekonomi pascabencana,” tegasnya.

Rapat ini menjadi langkah konkret Pemerintah Kota Padang dalam memastikan optimalisasi pemanfaatan dana pusat, sekaligus mempercepat pemulihan kondisi daerah pascabencana secara menyeluruh dan berkelanjutan. (Amryan Arif R.A)

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru