Wakil Ketua DPR dan Kapolda Metro Jaya Ucapkan Keprihatinan Insiden Argo Bromo Anggrek vs KRL

realita.co
Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol. Asep Edi Suheri bersama Wakil Ketua DPR dan Staf Khusus Kepresidenan, Rahfi Ahmad meninjau lokasi kejadian Argo Bromo Anggrek vs KRL. Foto: Ang

BEKASI (Realita)- Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol. Asep Edi Suheri bersama Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad melakukan meninjau langsung pasca insiden kecelakaan KRL ditabrak Kereta Api jarak jauh Argo Bromo Anggrek tujuan Gambir - Pasar Turi, Surabaya.

Menurut informasi yang diterima dirinya, Asep menjelaskan, hingga saat ini 29 korban yang berhasil dievakuasi dan 4 orang dinyatakan meninggal dunia.

Baca juga: Insiden Argo Bromo Anggrek vs KRL di Bekasi, KAI Daops I: Taksi Menemper ke KRL di JPL

"Kita turut prihatin saya menyaksikan proses evakuasi yang masih berlangsung dan sementara saya dapat 29 orang sudah di rumah sakit sementara 4 meninggal dunia," ujar Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol. Asep Edi Suheri di lokasi, pada Senin (27/4/2026) malam.

Asep juga mengungkapkan dari proses evakuasi terhadap korban yang saat ini masih berlangsung, kemungkinan korban bisa terus bertambah.

Asep juga menerangkan dalam proses evakuasi korban, teman-teman dari TNI, Polri, SAR dan BASARNAS juga menemui hambatan karena penumpang ada yang terjepit di gerbong khusus wanita.

Baca juga: Kapolda Metro Jaya Pimpin Apel 2.098 Brimob di Lapangan Presisi, Jangan Sakiti Hati Masyarakat 

"Penumpang ada yang terjepit dan celah ruang evakuasinya sangat sempit," ungkapnya.

Begitu juga menurut keterangan Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, kita serahkan pihak kepolisian melakukan penyelidikan terkait peristiwa ini.

"Menurut informasi dan kronologis terkait insiden ini, kita mendapat informasi masih dilakukan penyelidikan dan pendalaman karena kecelakaan baru terjadi sejam yang lalu," kata Sufmi Dasco.

Baca juga: Ditresnarkoba Polda Metro Jaya Bongkar Praktik Lab Clandestine di Apartemen Salemba 

Berdasarkan pantauan di lokasi kejadian, Dasco mengungkapkan, TNI, Polri, SAR dan BASARNAS sedang dilakukan upaya pertolongan kepada para korban. 

"Saat ini para korban sudah dilarikan ke RSUD Kota Bekasi, RS Primaya dan RS Bantargebang," tuturnya.ang

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru