BOJONEGORO (Realita) - BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bojonegoro menegaskan komitmennya dalam memberikan perlindungan sosial bagi pekerja dan keluarga, dengan menyerahkan manfaat program di peringatan Hari Buruh Sedunia (MayDay) pada 1 Mei 2026.
Di acara yang diselenggarakan di Halaman Kantor Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinaker) Bojonegoro ini, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bojonegoro menyerahkan berbagai manfaat program hingga beasiswa kepada ahli waris beberapa buruh/pekerja yang belum lama meninggal dunia.
Baca juga: Pentingnya Program BPJS Ketenagakerjaan Bagi Sektor Jasa Konstruksi Disosialisasikan di Krian
Dalam kegiatan ini, hadir di antaranya Wakil Bupati (Wabup) Bojonegoro Nurul Azizah, Kepala Dinperinaker Bojonegoro Mahmudi, Kapolres Bojonegoro AKBP Afrian Satya Permadi, dan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bojonegoro Denny Herliyantono.
Denny Herliyantono mengatakan, pada Hari Buruh Sedunia atau MayDay ini menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi bersama dalam meningkatkan kesejahteraan pekerja dan memastikan perlindungan sosial bagi keluarga yang ditinggalkan pekerja.
Baca juga: BPJS Ketenagakerjaan dan Wartawan Diskusikan Perluasan Perlindungan Pekerja Sidoarjo
BPJS Ketenagakerjaan Bojonegoro secara simbolis menyerahkan manfaat program Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), dan Jaminan Pensiun (JP), serta beasiswa bagi keluarga Asep Sofiyan Tsauri dari Galang Karya Gemilang yang totalnya sebesar Rp 218,8 juta.
Kemudian, menyerahkan manfaat program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) Meninggal kepada ahli waris Suyono, petani Desa Karangsono, Kecamatan Dander senilai Rp70 juta. Selain itu, BPJS Ketenagakerjaan Bojonegoro juga menyerahkan kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi pengemudi ojek online (ojol).
Baca juga: BPJS Ketenagakerjaan Surabaya Darmo Gandeng ASPERINDO Perluas Perlindungan Mitra Anggota
Denny menuturkan, peringatan Hari Buruh Internasional ini menjadi waktu tepat untuk para pekerja lebih mengetahui manfaat BPJS Ketenagakerjaan. Khususnya untuk para buruh di berbagai daerah dalam meningkatkan kesejahteraan.
"MayDay 2026 ini momentum untuk memastikan negara hadir dalam melindungi hak jaminan sosial tenaga kerja," pungkas Denny.gan
Editor : Redaksi