SURABAYA (Realita) - Sinergitas BPJS Ketenagakerjaan bersama Pemerintah Daerah dan Serikat Pekerja (SP) tampak terjalin erat di peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026, di Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Surabaya Darmo, Senin (04-05-2026).
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Surabaya Darmo, Muhammad Zulkarnaen, bersama Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kota Surabaya, Agus Hebi Djuniantoro ST MT, dan Ketua DPC Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Surabaya, Dendy Prayitno, berdiri sejajar menyapa peserta yang datang di kantor di Jalan Diponegoro No.6 Surabaya.
Baca juga: Peringati May Day 2026, BPJS Ketenagakerjaan Surabaya Karimunjawa Perkuat Perlindungan Pekerja
Zulkarnaen mengatakan, peringatan Hari Buruh Internasional tahun 2026 dengan tema “Buruh Bermartabat, Bangsa Kuat” ini menjadi momentum untuk mempererat sinergi antara BPJS Ketenagakerjaan, Pemerintah Kota Surabaya, dan Serikat Pekerja di Kota Surabaya.
"Dengan sinergitas ini diharapkan tujuan untuk memberikan perlindungan jaminan sosial pada seluruh pekerja di Kota Surabaya akan tercapai, dan pelayanan terhadap peserta akan lebih baik lagi," ujar Zulkarnaen.
Dalam kesempatan ini, Zulkarnaen menyapa peserta dan memberikan penjelasan terkait program dan manfaat BPJS Ketenagakerjaan serta tata cara klaim (Jaminan Hari Tua (JHT). Dia menegaskan, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Surabaya Darmo memastikan memberikan pelayanan terbaik dan mudah pada peserta yang mengajukan klaim.
Ketua DPC KSPSI Surabaya, Dendy Prayitno, menyampaikan akan terus mengawal serta membantu para pekerja yang belum memiliki BPJS Ketenagakerjaan agar pekerja memperoleh perlindungan saat bekerja dan mendapatkan kesejahteraan di hari tuanya.
Baca juga: BPJS Ketenagakerjaan Surabaya Tanjung Perak Sediakan Layanan MCU Gratis di Hari Buruh Internasional
Sementara itu Kepala Disperinaker Kota Surabaya, Agus Hebi Djuniantoro ST MT mengatakan, perlindungan BPJS Ketenagakerjaan di wilayah Kota Surabaya baru mencapai angka 42�ri total pekerja yang ada di Kota Surabaya, baik pekerja formal maupun pekerja informal.
Dengan adanya kerja sama antara Disperinaker Kota Surabaya, BPJS Ketenagakerjaan dan Serikat Pekerja, kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja segmen Penerima Upah (PU) di Kota Surabaya diharapkan bisa mencapai 100%. Sinergitas ini diharapkan juga dapat meningkatkan kesadaran pekerja Bukan Penerima Upah (BPU) tentang pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi mereka.
Dalam kegiatan ini, BPJS Ketenagakerjaan Surabaya Darmo juga menjelaskan pada peserta untuk dapat mengakses JMO (Jamsostek Mobile). Aplikasi resmi BPJS Ketenagakerjaan ini dirancang untuk memudahkan peserta mendapatkan layanan secara digital dengan cepat dan praktis tanpa perlu datang ke kantor cabang. Fitur utamanya mencakup klaim JHT, cek saldo JHT, pembaruan data, hingga kartu digital.
Baca juga: BPJS Ketenagakerjaan Bojonegoro Berikan Manfaat Program Hingga Rp288 Juta di MayDay
Disampaikan pula, BPJS Ketenagakerjaan juga memberikan Manfaat Layanan Tambahan (MLT) fasilitas pembiayaan perumahan bagi peserta untuk memiliki rumah dengan lebih mudah dan terjangkau. Program ini menawarkan KPR (Kredit Pemilikan Rumah), PUMP (Pinjaman Uang Muka Perumahan), dan PRP (Pinjaman Renovasi Rumah).gan
Editor : Redaksi