SURABAYA (Realita) – Momentum peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) pada 1 Mei 2026 dimanfaatkan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Surabaya Tanjung Perak untuk membuktikan kepeduliannya pada para pekerja yang dinilai sebagai bagian penting dalam roda perekonomian.
Selain menyediakan layanan Mini Medical Check Up (MCU) gratis, BPJS Ketenagakerjaan Surabaya Tanjung Perak juga memberikan souvenir kepada peserta yang datang di kantor cabang setempat. Layanan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran pekerja akan pentingnya menjaga kesehatan sebagai bagian dari produktivitas dan keberlanjutan kerja.
Selain itu, kegiatan ini diharapkan menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara BPJS Ketenagakerjaan dengan peserta, sekaligus membangun kepercayaan dan kedekatan yang lebih kuat. Dengan suasana yang sederhana namun hangat, para pekerja yang hadir dapat merasakan langsung kehadiran negara melalui pelayanan yang diberikan.
Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Surabaya Tanjung Perak, Theresia Wahyu Dianti menyampaikan, esensi peringatan Hari Buruh terletak pada bagaimana seluruh pihak dapat terus mendorong terciptanya perlindungan yang menyeluruh bagi pekerja.
“Hari Buruh menjadi pengingat bagi kita semua bahwa pekerja memiliki peran yang sangat vital dalam pembangunan. Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan manfaat nyata, sekaligus mengajak seluruh pekerja untuk semakin memahami pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan sebagai bentuk perlindungan atas risiko kerja,” ujar Theresia.
BPJS Ketenagakerjaan, lanjut dia, berkomitmen untuk meningkatkan kualitas layanan serta memperluas cakupan kepesertaan, sehingga seluruh pekerja, baik formal maupun informal, dapat merasakan perlindungan yang optimal. Upaya ini sejalan dengan tujuan untuk mewujudkan kesejahteraan pekerja dan keluarganya secara berkelanjutan.
"Dengan semangat Hari Buruh 2026, BPJS Ketenagakerjaan berharap sinergi antara pekerja, pemberi kerja, dan pemangku kepentingan lainnya dapat terus terjalin dengan baik, guna menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang aman, sehat, dan sejahtera," kata Theresia.
"Peringatan Hari Buruh tahun ini tidak hanya dimaknai sebagai seremoni, tetapi juga sebagai refleksi atas pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi seluruh pekerja," tutupnya.gan
Editor : Redaksi