PADANG, Realita.co - Wali Kota Padang, Fadly Amran, menegaskan pentingnya donor darah sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus aksi nyata menyelamatkan nyawa sesama.
Hal itu disampaikannya saat menghadiri kegiatan donor darah massal bertajuk “Donor Darah, Donor Kehidupan” yang digelar Bank Mestika bekerja sama dengan KSR PMI Unit Universitas Negeri Padang di Auditorium Universitas Negeri Padang, Senin (11/5/2026).
Kegiatan yang digelar dalam rangka HUT ke-71 Bank Mestika itu kembali menjadi aksi kemanusiaan berskala besar di Kota Padang. Tahun ini, panitia menargetkan pengumpulan 2.000 kantong darah untuk membantu memenuhi kebutuhan stok darah PMI Kota Padang.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Rektor UNP Krismadinata, pimpinan Bank Mestika Yeni Wiranata, serta Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat dr. Aklima yang hadir mewakili Gubernur Sumatera Barat.
Pimpinan Bank Mestika, Yeni Wiranata, mengungkapkan bahwa kolaborasi antara Bank Mestika dan UNP telah terjalin selama 12 tahun secara konsisten. Meski sempat terdampak pandemi, antusiasme masyarakat untuk mendonor tetap tinggi.
“Rata-rata setiap pelaksanaan kami bisa mengumpulkan 1.600 hingga 1.800 kantong darah dalam dua hari. Tahun ini kami menargetkan 2.000 kantong darah. Ini tentu menjadi bentuk kepedulian bersama untuk membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran KSR PMI UNP, PMI, serta para pendonor dari unsur TNI, Polri, mahasiswa, dan masyarakat umum yang terus mendukung kegiatan sosial tersebut.
Sementara itu, Rektor UNP Krismadinata menegaskan bahwa kegiatan donor darah merupakan bagian dari komitmen sosial kampus kepada masyarakat Sumatera Barat.
“Tahun ini kegiatan kita laksanakan di dalam ruangan agar peserta lebih nyaman. UNP rutin menggelar donor darah tiga sampai empat kali setahun. Mahasiswa hadir bukan karena imbalan, tetapi karena rasa cinta dan kepedulian terhadap sesama,” katanya.
Baca juga: Wali Kota Padang Resmikan Takana Nasi Padang Resto, Serap 80 Tenaga Kerja
Kepala Unit Donor Darah PMI Kota Padang, dr. Widyarman, memaparkan bahwa kebutuhan darah di Kota Padang saat ini mencapai sekitar 200 kantong per hari untuk melayani lebih dari 30 rumah sakit.
“Kalau hari ini terkumpul 2.000 kantong darah, itu hanya cukup untuk sekitar 10 hari kebutuhan. Karena itu kegiatan seperti ini sangat penting,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan adanya program penghargaan dari Pemerintah Kota Padang berupa ibadah umrah bagi masyarakat yang telah mendonorkan darah sebanyak 130 kali.
Mewakili Gubernur Sumatera Barat, dr. Aklima menilai kegiatan donor darah tersebut merupakan implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus bentuk kolaborasi lintas sektor dalam membangun masyarakat sehat.
Baca juga: Wako Fadly Amran Tinjau Pembangunan Huntap Air Dingin, 39 Unit Ditarget Rampung Juni 2026
“Hingga 2025, baru lima dari 19 kabupaten dan kota di Sumatera Barat yang mampu memenuhi target ketersediaan darah minimal dua persen dari jumlah penduduk. Kolaborasi seperti ini menjadi kunci untuk mencapai target tersebut,” tuturnya.
Senada dengan itu, Wali Kota Padang Fadly Amran menyampaikan apresiasi atas kontribusi Bank Mestika dan UNP dalam mendukung program kemanusiaan di Kota Padang.
“Kehadiran Pemerintah Kota Padang di sini adalah bentuk apresiasi dan terima kasih karena aksi ini telah membantu menyukseskan program-program kemanusiaan di Kota Padang,” pungkasnya.
Kegiatan donor darah ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari dengan menyasar ribuan mahasiswa UNP dan masyarakat umum sebagai pendonor potensial guna menjaga stabilitas stok darah PMI Kota Padang. (Amryan Arif R.A)
Editor : Redaksi