Senyum Nyaring di Atas Jembatan TMMD 129 Bojonegoro Brang Etan: Buat Ibu-Ibu dan Santri Cilik Bernapas Lega

Reporter : Cinta Aurellia
Senyum Nyaring di Atas Jembatan TMMD 129 Bojonegoro Brang Etan: Buat Ibu-Ibu dan Santri Cilik Bernapas Lega. Foto dok

BOJONEGORO (Realita) - Sinar matahari pada Minggu (9/8/2026) sore di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, kini terasa lebih hangat dan bersahabat.

 

Baca juga: Menjaga Asa di Depan Rumah Ibadah: Kala Satgas TMMD 129 Bojonegoro Setia Merawat Jalan Desa Kesongo

Di atas kokohnya lantai beton Jembatan Brang Etan, tawa riang anak-anak berpeci dan berbusana muslim terdengar menyatu dengan kayuhan pedal sepeda mereka.

 

Akses penyeberangan yang dulunya kerap menjadi keluhan kini berganti wajah. Jembatan yang menjadi salah satu sasaran fisik over prestasi program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke- 129 tahun 2026 tersebut pengerjaannya kini telah menyentuh angka 95 persen.

 

Meski para prajurit TNI bersama warga masih melakukan sentuhan akhir (finishing) berupa pengecatan pagar pembatas kanan dan kiri berwarna hijau segar, jembatan ini sudah aman dan nyaman untuk melintas.

 

Momen paling menggetarkan hati terlihat saban petang. Ketika jam mengaji tiba, Jembatan Brang Etan menjadi saksi bisu keceriaan santri-santri cilik yang lalu lalang berangkat maupun pulang dari Musholla dan tempat pengajian Al-Qur'an (TPA).

 

Pemandangan ini menegaskan bahwa pembangunan TMMD tidak sekadar menghadirkan tumpukan semen dan besi, tetapi membangun asa, kebahagiaan, serta mempermudah langkah generasi penerus bangsa meraih ilmu agama.

 

Rasa lega tak bisa disembunyikan oleh Sri Purnami, warga RT.004 RW.001 Desa Kesongo. Ibu rumah tangga ini mengaku, kini tak perlu khawatir lagi saat mengantarkan buah hatinya menuntut ilmu tiap sore.

 

"Sekarang sudah bisa dilewati, saya kalau mengantar anak mengaji lewat sini jadi lebih mudah dan tenang," tutur Sri Purnami dengan nada penuh rasa syukur.

 

Menurut Sri, hadirnya jembatan beton yang kokoh ini sangat membantu memangkas kekhawatiran orang tua, terutama saat anak-anak melintas secara mandiri mengendarai sepeda di sore hari.

 

Sementara itu, Kepala Desa Kesongo, Kusnadi, mengapresiasi tinggi dedikasi prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas TMMD ke- 129 Kodim 0813 Bojonegoro.

 

Baca juga: Ukir Senyum Ibu Wagini: Anggota Satgas Kebut Pembersihan dan Finishing Sebelum TMMD 129 Bojonegoro Usai

Menurutnya, Jembatan Brang Etan merupakan urat nadi vital yang memang sudah lama diimpikan oleh warga desa.

 

"Pengerjaan Jembatan Brang Etan saat ini telah mendekati tahap akhir, tinggal menyelesaikan pengecatan pagar pembatas kanan dan kiri. Dengan progres sekitar 95 persen ini, kami berharap pekerjaan segera rampung total agar manfaatnya terasa makin optimal," jelas Kades Kusnadi.

 

Kusnadi menegaskan, dampak positif pembangunan jembatan ini melingkupi berbagai sektor kehidupan warga mulai dari mobilitas harian, kegiatan ekonomi, hingga aktivitas keagamaan anak-anak.

 

"Jembatan ini sangat membantu aktivitas warga. Apalagi anak-anak yang setiap sore berangkat mengaji. Kami atas nama pemerintah desa dan warga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Satgas TMMD serta seluruh pihak yang telah bahu-membahu membangun jembatan ini," ucap Kusnadi.

 

Sementara itu, Dandim 0813 Bojonegoro Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, mengatakan, yang juga menjabat sebagai Dansatgas TMMD ke- 129, menyampaikan, pembangunan Jembatan Brang Etan merupakan bagian dari dukungan terhadap pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat di wilayah pedesaan.

 

Baca juga: H-Minus 5 Penutupan TMMD 129 Bojonegoro: Satgas Kebut Penyelesaian Rumah Pak Kardo di Tengah Medan Sulit

Pembangunan jembatan tersebut diharapkan dapat mengembalikan konektivitas warga, sekaligus memberikan akses yang lebih layak.

 

“Setelah jembatan ini selesai, kami berharap masyarakat Desa Kesongo dan sekitarnya dapat kembali menjalankan aktivitas dengan lebih aman dan lancar,” ujarnya.

 

Ia juga berharap masyarakat agar ikut menjaga fasilitas tersebut. Menurutnya, pembangunan infrastruktur akan memberikan manfaat lebih panjang apabila dirawat dan digunakan secara bertanggung jawab.

 

“Kami berharap masyarakat bersama-sama menjaga, dan merawat jembatan ini. Jangan sampai fasilitas yang sudah dibangun kembali rusak dan mengganggu aktivitas warga,” pungkasnya. 

 

Hadirnya Jembatan Brang Etan menjadi bukti nyata bahwa manunggalnya TNI bersama rakyat mampu menghadirkan kebaikan yang menyentuh hingga ke pelosok desa menyambungkan jalan, merajut kebersamaan, dan melapangkan jalur menuju masa depan.

Editor : Arif Ardliyanto

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru