MALANG, 04 Agustus 2026 - Keterbatasan lahan pekarangan rumah kini bukan lagi masalah bagi ibu-ibu rumah tangga untuk mulai produktif serta menghasilkan sumber gizi dan pangan mandiri dalam bidang perikanan.
Hal ini dibuktikan oleh antusiasme ibu-ibu PKK Desa Tawangrejeni, Kecamatan Turen, saat mengikuti sosialisai inovasi Budidaya Ikan dalam Ember yang memadukan 2 sistem yaitu budidaya dan hidroponik pada hari Selasa tanggal 4 Agustus 2026 yang diselenggarakan oleh PKMB kelompok 7. Lewat inovasi ini, ember plastik bisa disulap menjadi kolam ikan mini sekaligus kebun sayur hidroponik.
Baca juga: Mahasiswa FPIK UB Kembangkan Digitalisasi dan Fasilitas Kebersihan Wisata Alam Sumber Gentong
Tujuan dari adanya kegiatan tersebut adalah membantu meningkatkan perekonomian serta alternatif pemenuhan gizi secara mandiri guna mengurangi angka stunting yang menjadi permasalahan utama di Desa Tawangrejeni, Kecamatan Turen.
Rafi Hamdani selaku Koordinator Desa PKMB Kelompok 7, mengatakan kegiatan ini dipilih sebagai pelatihan serta peningkatan sumber pangan dan gizi sebagai solusi atas permasalahan keterbatasan lahan serta tingginya angka stunting di Desa Tawangrejeni.
"Dengan diadakannya kegiatan ini sebagai perwujudan meningkatkan kehidupan ekonomi warga Desa Tawangrejeni yang mempermudah untuk mendapatkan sumberdaya pangan serta mengurangi angka stunting yang terjadi di Desa Tawangrejeni" ujar Rafi.Pada kegiatan sosialisai tersebut ibu PKK mendapatkan ilmu mengenai tips pemilihan bibit ikan hingga pemeliharaan dan masa panen yang baik dan benar serta cara agar tanaman hidroponik tidak gampang mati dan menguning.
Baca juga: Potensi Wisata Sudah Ada, PKM BAHARI FPIK UB Bantu Desa Gampingan Masuk Ruang Digital
Selain itu kegiatan sosialisasi tersebut juga disertai pembagian hadiah seperti kompor gas,belender, dan alat perabot rumah tangga lainnya. Pembagian hadiah tersebut menggunakan sistem undian kupon yang didapatkan peserta pada saat regristasi kehadiran.Ketua PKK Desa Tawangrejeni ibu Linda mengapresiasi atas berjalannya acara sosialisasi tersebut, beliau mengatakan bahwa kegiatan ini sangat membantu ibu rumah tangga meningkatkan kualitas pangan serta ekonomi.
" Kegiatan ini sangat membantu kami khususnya ibu rumah tangga yang tidak memiliki lahan luas tetapi ingin mencoba budidaya ikan dan sayur untuk meningkatkan kualitas pangan dan efisiensi keungan rumah tangga" ujar beliau.
Baca juga: OPTIMALISASI KOMODITAS LOKAL MELALUI INOVASI “FISH FLOSS BALL” BERBASIS IKAN DAN JAGUNG
Melalui sosialisasi ini mahasiswa PKMB kelompok 7 berharap ibu PKK di Desa Tawangrejeni dapat mengurangi angka serta meningkatkan kapasitas ekonomi pada rumah tangga serta memberikan lapangan pekerjaan baru berupa wirausaha bagi ibu ibu rumah tangga.
By: Tim PKM-BAHARI FPIK Kelompok 7
Editor : Redaksi