CILACAP (Realita)- Wilayah Selatan Jawa diguncang gempa bumi pada Jumat (4/9/2026) siang. Pusat gempa berada di laut lepas Cilacap.Berdasarkan data BMKG, gempa terjadi pukul 12.05.02 WIB dengan magnitudo M5,3 dan kedalaman 69 km.
Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Dr. Wijayanto, S.T., M.Sc menyebut episenter berada di koordinat 8,27° LS ; 109,02° BT, atau 59 km Selatan Kota Cilacap, Jawa Tengah.
Baca juga: BMKG Imbau Warga Pesisir NTB Waspada Banjir Rob 19–26 November 2025
"Hasil pemodelan tsunami menunjukkan bahwa gempa bumi ini TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI," ujar Wijayanto.
BMKG menjelaskan gempa ini merupakan jenis gempa bumi menengah akibat aktivitas subduksi lempeng Indo-Australia di bawah lempeng Eurasia.
Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan pergerakan gempa berupa Normal Fault atau pergerakan turun.
*DIRASAKAN DI 8 WILAYAH, SKALA III MMI*
Guncangan gempa dirasakan di sejumlah daerah dengan skala berbeda:
Baca juga: BMKG Mengingatkan Potensi Peningkatan Curah Hujan, Angin Kencang dan Petir
*1. III MMI*: Bantul, Cilacap, Kebumen, Purwokerto, Kulonprogo
Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa seperti ada truk berlalu.
*2. II-III MMI*: Pangandaran
Getaran dirasakan beberapa orang. Benda ringan bergoyang.
*3. II MMI*: Pacitan, Sleman, Wonogiri
Getaran dirasakan beberapa orang. Benda ringan bergoyang.
Baca juga: BMKG Beri Peringatan Dini Cuaca Ekstrem, 250 Personel di 24 Titik Pos Pantau Pesisir Surabaya
Hingga pukul 12.40.02 WIB, BMKG belum mencatat adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock).
BMKG memastikan akan terus memonitor perkembangan dan menyampaikan pemutakhiran informasi kepada masyarakat.
1. Tetap tenang dan jangan mudah percaya isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
2. Hindari bangunan retak atau rusak akibat gempa.
3. Pantau informasi resmi hanya dari kanal BMKG:
Website: www.bmkg.go.id/ inatews.bmkg.go.id
Instagram/Twitter: @infoBMKG
Telegram: InaTEWS_BMKG
Aplikasi: wrs-bmkg atau infobmkg
Editor : Redaksi