BREAKING NEWS! Kejagung Geledah 6 Lokasi di Bekasi dan Jakarta, Bongkar Korupsi KSO Migas Kota Bekasi 2009-2024

realita.co
Tim Kejagung saat mencari bukti tambahan terkait dugaan korupsi. Foto: Kejagung

BEKASI (Realita)- Teka-teki penggeledahan mendadak di kompleks Pemerintah Kota Bekasi akhirnya terjawab.

Tim penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) RI ternyata tengah membongkar kasus dugaan tindak pidana korupsi penyimpangan tata kelola PT Minyak dan Gas Bumi (Perseroda) Kota Bekasi dalam Kerja Sama Operasi (KSO) dengan PT Pertamina EP periode 2009 - 2024.

Baca juga: Sidang Dugaan Pengelolaan Dana BOS-BOP 4 SMAN di Bekasi Ditunda Dua Pekan

Penggeledahan serentak dilakukan pada Kamis (17/9/2026) mulai pukul 14.00 WIB hingga sore hari.

Kapuspenkum Kejagung Anang Supriatna membenarkan agenda tersebut.

"Di antaranya Kantor Sekretariat Daerah Kota Bekasi, Kantor Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kota Bekasi dan Kantor Perseroda PT Minyak dan Gas Bumi Kota Bekasi," kata Anang dalam siaran pers, Kamis (17/9/2026).

Selain tiga lokasi di pusat pemerintahan, Kejagung juga menggeledah tiga lokasi lainnya yang diduga terlibat dalam perkara tersebut:

1.  Kantor Foster Oil & Energy Pte. Ltd. Sampoerna Strategic di Sudirman, Jakarta
2.  Kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi
3.  Kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bekasi

Baca juga: Kadinkes Bekasi Berikan Klarifikasi RS Masmitra: 'RS Tempuh Jalur Hukum Penyebar Video', DPRD: Suruh Ngadu ke Komisi IVĀ 

"Kegiatan penggeledahan dimulai pada pukul 14.00 WIB dan masih berlangsung hingga siaran pers ini diterbitkan," ungkap Anang.

Ia menegaskan, keenam kantor yang digeledah diduga memiliki kaitan langsung dengan perkara tersebut.

"Dalam rangka mengumpulkan alat bukti," pungkasnya.

Baca juga: Kantor Imigrasi Bekasi: Pemohon Paspor Segera Ambil Paspor untuk Hindari Pembatalan

Pantauan Realita.co di lapangan, kedatangan korps Adhyaksa ini sempat bikin geger pegawai. Rombongan penyidik diterima Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bekasi bersama jajaran Kabag Hukum.

Sejumlah pegawai terlihat keluar masuk membawa tumpukan dokumen, berkas administrasi, hingga data keuangan untuk diperiksa secara intensif.

Hingga berita ini diturunkan, tim penyidik masih melakukan pendalaman di lapangan.(Ta)

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru