JAKARTA (Realita)- Sebanyak sembilan penerima penghargaan ditetapkan dalam ajang 17th Semangat Astra Terpadu Untuk (SATU) Indonesia Awards 2026. Mereka terdiri atas lima individu di kategori umum dan empat desa dalam kategori Desa Sejahtera Astra.
Penghargaan tersebut diserahkan di Menara Astra, Jakarta, Rabu (28/10/2026), bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda. Tahun ini, ajang tersebut mengusung tema “Berkarya dan Tumbuh Bersama Indonesia”.
Baca juga: Pembiayaan Berkelanjutan FIFGROUP Tembus Rp 1,62 Triliun
Lima penerima kategori umum berasal dari bidang kesehatan, pendidikan, lingkungan, kewirausahaan, dan teknologi.
Di bidang kesehatan, penghargaan diberikan kepada Andi Rizki Tenryayu dari Bone, Sulawesi Selatan, atas kiprahnya dalam pemenuhan gizi anak. Bidang pendidikan diraih Hari Novar dari Pekanbaru, Riau, yang berupaya membuka akses pendidikan bagi anak-anak di daerah pelosok.
Pada bidang lingkungan, penghargaan diberikan kepada Ahmad Fahrezi dari Jawa Tengah. Sementara itu, bidang kewirausahaan diraih Afif Alfianto dari Kebumen, Jawa Tengah, yang menggerakkan ekonomi perempuan melalui pengembangan hutan tamanu.
Adapun bidang teknologi diberikan kepada Feri Ramanda dari Medan, Sumatera Utara, atas pengembangan peternakan cerdas berbasis data.
Jumlah peserta SATU Indonesia Awards tahun ini mencapai 19.155 orang, meningkat sekitar 8 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang diikuti 17.708 peserta.
Setelah melalui proses penjaringan dan seleksi oleh dewan juri, sebanyak 10 finalis kategori umum melaju ke tahap akhir untuk dipilih menjadi lima penerima penghargaan. Masyarakat juga dilibatkan dalam pemilihan finalis favorit melalui pemungutan suara daring pada 16–26 Oktober 2026.
Selain individu, penghargaan diberikan kepada empat desa yang menjalankan program pemberdayaan masyarakat.
Desa Sejahtera Astra Sukaluyu di Karawang, Jawa Barat, mendapat apresiasi atas integrasi layanan kesehatan sepanjang siklus hidup melalui posyandu. Desa Sejahtera Astra Karangjengkol di Purbalingga, Jawa Tengah, diapresiasi karena mengembangkan potensi desa sebagai ruang belajar dan penggerak ekonomi masyarakat.
Baca juga: Tutup Tahun 2022, UD Trucks Serah Terima 32 Unit Quester Euro 5
Berikutnya, Desa Sejahtera Astra Purwodadi di Malang, Jawa Timur, menjalankan upaya pemulihan ekosistem laut untuk mendukung keberlanjutan ekonomi masyarakat pesisir. Sementara itu, Desa Sejahtera Astra Tanjuang Bonai di Tanah Datar, Sumatera Barat, mengembangkan ekosistem kopi dari hulu hingga hilir berbasis koperasi dan kearifan adat.
Kategori Desa Sejahtera Astra tahun ini menjaring 265 pendaftar dari 17 provinsi di Indonesia.
Presiden Direktur Astra, Rudy, mengatakan perusahaan berharap berbagai inisiatif sosial yang dijalankan dapat memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.
“Harapan kami, inisiatif-inisiatif ini dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak masyarakat Indonesia yang merasakan manfaatnya. Serta, apa yang telah kami lakukan dapat diamplifikasi oleh banyak pihak sehingga dampaknya dapat dirasakan oleh masyarakat lebih luas,” kata Rudy.
Rudy juga menyampaikan bahwa Astra meluncurkan Program Kontribusi Sosial 70 Tahun Astra menjelang peringatan hari ulang tahun perusahaan pada 20 Februari 2027.
Program tersebut mencakup pengembangan 700 Desa Sejahtera Astra di tujuh pulau di Indonesia. Selain itu, perusahaan menargetkan revitalisasi 700 posyandu, pemberian manfaat kepada 7.000 siswa melalui revitalisasi sekolah, serta menjangkau 7.000 keluarga melalui program revitalisasi bank sampah.
Executive in Charge Astra sekaligus Ketua Panitia HUT ke-70 Astra, Boy Gemino Kalauserang, mengatakan kolaborasi menjadi salah satu upaya untuk mendorong keberlanjutan program sosial di masyarakat.
“Melalui SATU Indonesia Awards dan program Kontribusi Sosial 70 tahun Astra, ingin terus mendorong kolaborasi antara generasi muda, komunitas, dan berbagai pemangku kepentingan untuk menciptakan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat,” ujar Boy.
Ia menambahkan, berbagai inisiatif sosial tersebut diarahkan untuk meningkatkan kapasitas dan kemandirian masyarakat di sejumlah daerah.
Editor : Redaksi