Proyek Jembatan Mijil Rp 835 Juta Diterjang Banjir, DPU-PKP Ponorogo Lakukan Ini

realita.co
Proyek Jembagatan Mijil Rp 835 juta yang nyaris hanyut akibat diterjang banjir.

PONOROGO (Realita)- Hujan deras yang terjadi di kawasan Kecamatan Sawoo, Minggu (07/11) kemarin, berdampak pada pengerjaan proyek pembangunan jembatan Mijil di Desa Grogol Kecamatan Sawo. Pasalnya proyek senilai Rp 835 juta itu nyaris hanyut diterjang banjir sungai Grogol. 

Hal ini dibenarkan oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPU-PKP) Ponorogo Jamus Kunto. Ia mengaku, kendati sempat diterjang air bah namun pengerjaan pondasi jembatan yang dikerjakan CV Mutiara Jaya Kabupaten Trenggalek itu tidak mengalami kerusakan.

Baca juga: Dugaan Korupsi Tunjangan Perumahan DPRD Ponorogo, Sekwan dan BPPKAD Diperiksa

" Alhamdulilah tidak apa-apa. Untuk  yang sudah tujuh meter dibangun itu tidak apa-apa. Yang kebanjiran hanya bagian sisi yang belum terpasang. Karena masih order besi. Progres juga tidak terganggu," ujarnya, Kamis (10/11).

Jamus mengaku, progres pengerjaan proyek jembatan yang sempat viral tahun 2020 lalu itu, kini telah mencapai 31 persen, yakni pengerjaan pondasi jembatan.

Baca juga: Catut Nama Ipong di Sidang Korupsi Ponorogo, Eko Agus Minta Maaf dan Akui Khilaf

" Sampai saat ini 31 persen. Dikerjakan pertengahan Oktober kemarin. Mengerjakan pondasi jembatan saat ini," ungkapnya.

Sementara itu, untuk menyiasati dampak buruk dari banjir yang datang, pihaknya meminta rekanan untuk mengalihkan aliran sungai dengan metode Watering.

Baca juga: 200 Pengurus Baru PAC PDI-P Ponorogo Dilantik, Agus Argo Ingatkan Kader soal Regenerasi dan Bahaya Politik UangĀ 

" Ini sudah kita sampaikan ke rekanan saat tanda tangan kontrak. Menyiasati banjir yang datang dengan metodelogi watering. Untuk mengalihkan arus sungai. Sehingga pekerjaan tidak terdampak," pungkanya. lin

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru