Ajak Youtuber Cantik Asal Korea Selatan ke Hotel lalu Viral, Pejabat Kemenhub Dicopot

MANADO - Salah satu pejabat di Kemenhub viral gara-gara menggoda Youtuber Korea Selatan untuk mampir ke hotelnya. Kemenhub langsung buka suara dan menyiapkan sanksi.

Semua bermula ketika ada seorang Youtuber cewek asal Korea Selatan bernama Jiah yang tengah makan seorang diri di sebuah tempat makan di kota Manado. Tak berselang lama, ia pun bertegur sapa dengan pengunjung pria di dekatnya.

YouTuber Korsel itu lalu berpindah tempat duduk. Dia terlihat satu meja dengan seorang pria botak tersebut. Interaksi yang canggung kemudian terjalin.

Setelah terlibat obrolan ringan mengenai tujuan kedatangan YouTuber Korsel itu ke Indonesia, pria botak tersebut lalu mengajak perempuan asal Korsel itu ke hotelnya. Permintaan itu kemudian ditolak oleh YouTuber Korsel tersebut.

Usai video itu viral, identitas pria botak itu kini mulai terkuak. Sosok tersebut diduga merupakan bekerja di instansi di bawah Kementerian Perhubungan.

Pria botak dalam video itu ternyata diketahui bernama Asri Damuna yang menjabat sebagai Kepala kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPB) Sangia Nibandera Kolaka, Sulawesi Tenggara.

Jubir Kemenhub Adita Irawati membenarkan sosok pria botak tersebut merupakan pejabat di lingkungan Kemenhub.

"Memang benar yang bersangkutan Asri Damuna, Kepala Kantor UPB Sangia Nibandera Kolaka," kata Adita dikutip dari detik, Jumat (10/5/2024).

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengatakan, Asri Damuna saat ini tengah menjalani pemeriksaan.

"Saat ini sedang dilakukan pemeriksaan oleh pejabat yang berwenang di Kemenhub," imbuh Adita.

Jabatan Asri Damuna Dicopot!
Kepala kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPB) Sangia Nibandera Kolaka, Sulawesi Tenggara, Asri Damuna yang ketahuan menggoda YouTuber asal Korea Selatan (Korsel) ke hotelnya akhirnya dicopot oleh Kemenhub dari jabatannya.

"Kementerian Perhubungan sangat menyesalkan video viral yang melibatkan Asri Damuna, Kepala Kantor UPBU Sangia Nibandera Kolaka. Yang bersangkutan telah dibebastugaskan guna memudahkan penyelidikan dan tindakan lebih lanjut," katA Adita lagi.

Adita mengatakan kasus itu juga telah mendapatkan perhatian dari Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Menhub Budi, kata Adita, meminta Asri diberikan sanksi tegas jika terbukti melakukan pelanggaran.

"Jika terbukti benar, maka artinya yang bersangkutan tidak dapat menjaga marwah sebagai Aparatur Sipil Negara. Kemungkinan akan ada sanksi internal terkait hal tersebut," pungkas Adita.ik

Editor : Redaksi

Berita Terbaru