Senin, 27 Sep 2021 WIB

Dinilai Mlempem, Dewan Ponorogo Bakal Evaluasi Satgas Desa

Kamis, 05 Agu 2021 17:36 WIB
Dinilai Mlempem, Dewan Ponorogo Bakal Evaluasi Satgas Desa

Anggota DPRD Fraksi DPRD Christine Hery Purnawaty.

 

PONOROGO (Realita)- Masih maraknya kasus sebaran Covid-19, dan tingginya angka kematian akibat virus ini di Ponorogo, membuat kinerja Satuan Tugas ( Satgas) Covid-19 di tingkat desa dipertanyakan eksistensinya, oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Ponorogo. 

Bahkan kalangan wakil rakyat Ponorogo ini menyebut Satgas Desa kini mulai mlempem. Padahal dalam penanganan Covid-19 hingga ke tinggat desa, alokasi anggaran 8 persen dari Dana Desa ( DD) dikucurkan pemerintah untuk Satgas Desa.

Hal ini dikatakan Anggota Fraksi PKS Christine Hery Purnawaty. Ia menyebut fakta mlempemnya Satgas Desa dapat dilihat dari kejadian telantarnya jenasah Covid-19 di Kecamatan Bungkal beberapa waktu lalu, dimana usai dikirim oleh Rumah Sakit ke tempat pemakaman, jenasah terkonfirmasi positif  Covid-19 tak kunjung dimakamkan.

" Jadi jenasah ini menunggu siapa yang memakamkan, karena warga gak ada yang berani. Di Kota juga gitu, malah Lurahnya abai terhadap kasus Covid. Apa sudah mlempem atau terlena Satgas Desa ini. Sampai terjadi pemulasaran jenasah seperti itu," ujarnya, Kamis (05/08).

Melihat kondisi miris ditingkat bawah, Christine pun berencana akan melakukan sidak guna melihat langsung kinerja dan penanganan Covid-19 ditingkat bawah. Terlebih saat ini pemerintah tengah gencar mengaktifkan ruang-ruang isolasi bagi pasien Covid, bahkan wacana isolasi terpusat kini mulai menguat di Provinsi Jatim.

" Dikroscek semua, baik kinerja Satgasnya, dan anggaranya. Agar kondisi ini tidak berlanjut," ungkapnya. 

Politisi partai PKS Ponorogo ini pun meminta Pemkab untuk menghidupkan kembali Satgas Desa, untuk memaksimalkan Tasting, Tracing, dan Treatment (3T) di Ponorogo." Hidupkan kembalilah Satgas Desanya," desaknya.

Sekedar Informasi, sesuai data IG Dinkes Jatim tertanggal 4 Agustus, Kasus Konfirmasi Covid-19 di Ponorogo bertambah 311 orang sehingga total mencapai 9.048 orang, sedangkan kasus meninggal bertambah 20 orang sehingga total mencapai 871 orang, sementara kasus aktif di Ponorogo hingga saat ini mencapai 2. 726 orang, dan sembuh 5.451 orang. lin