Gubernur Kalsel Kukuhkan TPKAD di 8 Daerah, Dorong Akses Keuangan dan Pertumbuhan Ekonomi

BANJARMASIN (Realita)- Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, secara resmi mengukuhkan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPKAD) dari delapan kabupaten/kota di wilayahnya. Prosesi pengukuhan berlangsung di Eks Kantor Gubernur Kalsel, Banjarmasin, pada Jumat (7/3/2025) sore.

Salah satu yang dikukuhkan adalah TPKAD Kabupaten Tanah Bumbu, yang dihadiri langsung oleh Bupati Andi Rudi Latif atau yang akrab disapa Bang Arul. Selain itu, TPKAD dari tujuh daerah lainnya juga dikukuhkan, yakni Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Balangan, Hulu Sungai Selatan (HSS), Hulu Sungai Tengah (HST), Hulu Sungai Utara (HSU), dan Barito Kuala (Batola). Dengan pengukuhan ini, total TPKAD yang telah terbentuk di Kalimantan Selatan mencapai 14 tim.

Dalam sambutannya, Gubernur Muhidin menegaskan bahwa keberadaan TPKAD di setiap daerah diharapkan dapat meningkatkan akses keuangan bagi masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

"Kami berharap, dengan adanya TPKAD, akses keuangan semakin terbuka, sehingga dapat mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.

Gubernur juga menekankan bahwa pengukuhan ini menjadi langkah nyata dalam mendukung program literasi dan inklusi keuangan yang dicanangkan secara nasional. Dengan adanya TPKAD, berbagai program keuangan, seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan keuangan mikro, diharapkan lebih mudah diakses oleh pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM).

Acara ini juga diisi dengan penandatanganan kerja sama antara Bank Kalsel dan Agen Digital Inklusi Keuangan (ADINK) untuk memperluas akses keuangan digital di daerah. Sebagai bentuk dukungan terhadap ekonomi berbasis syariah, Bank Kalsel turut menyerahkan program Ekosistem Ponpes Inklusif Keuangan Syariah (EPIKS), berupa bantuan perbaikan sarana dan prasarana bagi Pondok Pesantren Manbaul Ulum Putera Banjarmasin.

Turut hadir dalam pengukuhan ini Wakil Gubernur Kalsel Hasnuryadi Sulaiman, Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kalsel, serta Kepala OJK dari Kalsel, Kaltim, dan Kaltara. Sejumlah kepala daerah dan tamu undangan lainnya juga tampak hadir dalam kegiatan tersebut.

Dengan terbentuknya TPKAD di seluruh kabupaten/kota di Kalimantan Selatan, diharapkan upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat semakin kuat dan akses keuangan semakin luas, terutama bagi sektor UMKM dan ekonomi digital.hai

Editor : Redaksi

Berita Terbaru