CILEGON (Realita) – Isu mengenai dugaan pungutan sewa terhadap pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) yang berpartisipasi di Pelabuhan Ciwandan selama periode Angkutan Lebaran 2025 akhirnya dibantah tegas oleh pihak Pelindo.
Melalui pesan singkat pada Minggu (30/3), Humas Pelindo, Bunga, menegaskan bahwa tidak ada pungutan sewa yang dikenakan kepada pelaku UMK.
“Kami tidak mengenakan biaya sewa, GRATIS,” ujarnya secara tegas.
Penegasan ini sejalan dengan program resmi yang dicanangkan oleh Pelindo Regional 2 Banten, yakni pemberian fasilitas 25 booth UMK secara cuma-cuma di area buffer zone Pelabuhan Ciwandan. Program ini dimulai sejak 24 Maret 2025 dan beroperasi penuh 24 jam untuk melayani para pemudik yang menunggu giliran menyeberang, terutama saat berbuka puasa dan sahur.
General Manager Pelindo Regional 2 Banten, Benny Ariadi, menyebut bahwa langkah ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap pelaku usaha lokal sekaligus upaya mengenalkan kuliner khas Cilegon kepada masyarakat luas.
“Kami ingin menjadikan Pelabuhan Ciwandan bukan hanya sebagai titik singgah, tapi juga ruang pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat sekitar,” kata Benny.
Pemerintah Kecamatan Ciwandan juga memberikan apresiasi atas upaya ini. Camat Ciwandan, Agus Ariadi, menyampaikan bahwa keterlibatan UMK lokal dalam agenda tahunan ini merupakan bentuk sinergi positif antara BUMN dan masyarakat.
Sementara itu, pelaku UMK seperti Martinah menyampaikan rasa terima kasih atas kesempatan tersebut. “Kami sangat terbantu. Berjualan tanpa biaya sewa tentu sangat meringankan dan meningkatkan penghasilan harian kami,” ungkapnya.
Selain UMK binaan dari Dinas Koperasi dan UKM Kota Cilegon, Pelindo juga menyediakan lima stand tambahan bagi warga lokal yang ingin berpartisipasi dalam kegiatan ini. Seluruh peserta diwajibkan memiliki kelengkapan dokumen usaha serta sertifikasi halal untuk menjamin kualitas produk yang dijual.
Seorang pemudik, Suryadi, mengaku merasa terbantu dengan adanya booth makanan dan minuman di area pelabuhan. “Alhamdulillah, kami tidak perlu jauh-jauh mencari makanan. Semua sudah tersedia di sini,” katanya.
Pelindo Regional 2 Banten menyatakan komitmennya untuk terus memberikan ruang bagi UMK lokal dan menghadirkan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat sekitar pelabuhanm.
Penelusuran Wartawan Realita.co, sebelumnya, akibat harga mahal yang ditawarkan kepada pembeli agak sedikit melebihi harga pasaran diluar.
Dari hasil informasi dihimpun pihak UMK melebihi harga biasanya bervariatif karna dugaan sewa dan pembagian hasi 2,5 persen dari hasil omzet yang serahkan kepada pihak kubu dari sebuah lembaga bukan dari Pelindo.
Namun sampai saat ini dua kubu lembaga lebih lanjut tak ada yang memberikan jawaban dari pihak UMK.fauzi
Editor : Redaksi