JAKARTA(Realita)- Sebagai warga negara, Mohammad Dawam selaku Pemerhati Kepolisian sekaligus mantan anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) periode 2020-2024, menyampaikan rasa terima kasih setinggi- tingginya atas kinerja TNI, Polri, Kementerian atau Lembaga terkait yang telah berusaha keras melebihi tugasnya, dalam kepastian pengamanan dan kelancaran arus mudik lebaran Idul Fitri 1466 Hijriah.
"Saya apresiasi setinggi-tingginya pada Operasi Ketupat 2025 yang melibatkan personil TNI, Polri, Kementerian atau lembaga terkait pada pengamanan arus mudik dan balik lebaran," ujar Mohammad Dawam kepada Realita.co di Jakarta, Rabu (9/4/2025).
Masih jelas terang Dawam, lebih dari itu, sejujurnya banyak hasil kinerja aparat Kepolisian yang luput dari pantauan publik, meski telah banyak berdampak pada pengkondisian kamtibmas ditataran praktis yang lebih kondusif.
"Seperti angka kriminalitas, pencurian, perampokan maupun kejahatan lainnya, saya rasa juga menurun pada tahun ini. Bukan hanya sekedar penurunan angka laka lantas secara akumulatif diseluruh wilayah Indonesia," ungkapnya.
Bagaimana kita tahu Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo dengan penuh semangat tanpa lelah turut terjun langsung, disamping, melakukan koordinasi, atensi, pendampingan, serta supervisi pola pengamanan anggota di lapangan juga melakukan pemantauan lewat udara guna memaksimalkan dan meminimalisir kemacetan para pemudik.
"Apresiasi dengan tulus, sebagai masyarakat biasa, juga dirinya sampaikan kepada masyarakat luas, seiring banyak koleganya yang telah memberitahukan bahwa kondisi riil di lapangan mencerminkan tugas pengamanan mudik tahun 2025 ini oleh kepolisian berjalan dengan sangat rapi, terstruktur dan terkondisikan dengan sangat baik, mumtaaz (memuaskan)," ulasnya.
Apresiasi ini bukan didasarkan pada hasil angka survey kepuasan publik yang dilakukan oleh banyak pihak, namun lebih tercermin dari kondisi riil dilapangan yang dirasakan oleh pemudik lebaran terutama yang melalui jalur darat dan laut di berbagai lokasi di Tanah Air.
Dawam mengungkapkan, salah satu seniornya, Kyai Savic Pengurus PBNU secara pribadi juga mengucapkan rasa terima kasih atas komitmen polri dalam ikut serta menjamin keberlangsungan keamanan dalam negeri. Dalam unggahannya di media sosial, yang bersangkutan sangat terbantu oleh kinerja kepolisian bahwa pergerakan mobilnya yang dipergunakan oleh pihak lain, dengan cepat termonitor oleh Polres Cilacap, Jawa Tengah.
"Hal ini menunjukkan langkah pre-emtif dan preventif Polri lebih dikedepankan untuk menciptakan situasi damai dan kesejukan di bulan syawal ini," terang Dawam lagi.
Menurutnya, ini menunjukkan bahwa pergerakan lalu lintas kendaraan bermotor selama mudik lebaran juga tak luput dari pemantauan secara cermat oleh polri yang tentunya juga telah menggunakan pemantauannya secara scientific untuk meminimalisir terjadinya kejahatan lalu lintas," sambungnya.
"Tak luput, saya mengapresiasi tinggi juga kepada publik yang juga ikut aktif membantu kepolisian dengan penggunaan media sosialnya demi kelancaran dan keamanan bagi semua pihak," katanya.
Dawam juga melihat, ini fakta bahwa masyarakat kita juga semakin cakap berpartisipasi aktif dalam pemenuhan suasana kelancaran dan kedamaian di suasana Idul Fitri dengan berbagai kegiatan variatif dan inovatif yang telah mereka lakukan.
Meski pasti terjadi ada kekurangan disana-sini, ada sedikit kesalahpahaman adalah hal yang amat lumrah, sangat wajar. Di bulan Fitri yang sangat baik ini, semoga masyarakat Indonesia, yang lebih tua mengasihi yang muda, bagi yang muda menghormati yang lebih tua dan yang sesama terus saling memahaminya.
"Terima kasih ditujukan kepada seluruh Media Massa, Cetak maupun Online, bahwa peran kalian saat ini sangat besar dalam membantu masyarakat luas," ucapnya.
"Terima kasih kepada semua pihak yang mampu menempatkan diri untuk saling berkoordinasi dengan baik sehingga Operasi Ketupat 2025 ini berjalan dengan lancar dan sukses," tutupnya. (tom)
Editor : Redaksi