JAKARTA (Realita)- Kanker serviks adalah kanker yang muncul di leher rahim (serviks), bagian bawah rahim yang menghubungkan ke vagina.
Penyakit ini umumnya berkembang secara perlahan dan sering kali tidak menunjukkan gejala pada tahap awal, sehingga banyak kasus yang baru terdeteksi saat kanker sudah memasuki stadium lanjut.
Hampir seluruh kasus kanker serviks disebabkan oleh infeksi virus HPV (Human Papillomavirus), terutama tipe 16 dan 18.
Kanker serviks merupakan salah satu jenis kanker yang sebenarnya bisa dicegah dan dideteksi sejak dini. Vaksin HPV adalah salah satu bentuk pencegahan paling efektif, terutama jika diberikan sebelum seseorang aktif secara seksual. Selain itu, skrining rutin seperti Pap smear atau tes HPV DNA dapat mendeteksi sel abnormal sejak awal, sebelum berkembang menjadi kanker.
Sayangnya, tingkat kesadaran akan pentingnya skrining kanker serviks di Indonesia masih tergolong rendah. Berdasarkan data, hanya sebagian kecil perempuan usia 30–50 tahun yang secara rutin menjalani pemeriksaan tersebut.
Perjalanan Titiek Puspa melawan kanker serviks menjadi contoh nyata bahwa penyakit serius pun bisa dihadapi dengan optimisme dan perubahan gaya hidup.
Ia tidak hanya menjalani pengobatan medis, tetapi juga menguatkan dirinya lewat spiritualitas, ketenangan batin, dan kedisiplinan dalam menjalani hidup sehat.
Meskipun Titiek Puspa telah berpulang pada 10 April 2025, kisahnya tetap menjadi sumber inspirasi bagi banyak orang. Ia membuktikan bahwa usia bukanlah penghalang untuk sembuh dan bahwa semangat hidup yang tinggi bisa menjadi obat yang paling mujarab.can
Editor : Redaksi