DEPOK (Realita) - World App menjadi topik hangat di kalangan masyarakat akhir-akhir ini.
Namun, salah satu lokasi yang diduga yang menjadi tempat pendaftaran aplikasi tersebut di Kota Depok kini mendadak tidak beroperasi alias tutup.
Lokasi yang sebelumnya dipadati ratusan warga itu saat ini terlihat sepi.
Ruko berwarna putih di Jalan Margonda Raya yang diduga sebagai titik pendaftaran dan rekam retina untuk World App, ditutup sejak dua hari terakhir.
Dalam pantauan di lokasi, ruko yang sebelumnya ramai antrean warga dari pagi hingga malam hari, kini benar-benar kosong.
Tidak ada aktivitas ataupun petugas yang terlihat, bahkan papan keterangan pun tak terpampang.
Fenomena ini mengundang berbagai spekulasi di tengah masyarakat, terutama usai dibekukan oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).
Rahman, salah satu warga Depok yang sudah mendaftar dan sempat mengikuti proses rekam retina, mengungkapkan bahwa ia memperoleh uang tunai setelah menyelesaikan proses di lokasi tersebut.
"Ini tempat daftar aplikasi. Datang download, dapat koin kemudian pencairan dan penarikan. Variatif (nilainya). Ada yang dapat Rp150ribu, Rp180ribu, ada yang Rp250ribu sampai Rp300ribu. Saya pernah dapat Rp250 ribu sekali," ucap Rahman, Senin (5/5/2025).
Ketika mendaftar, Rahman menerangkan, iya harus mengunduh aplikasi kemudian menyerahkan data berupa nomor handphone, akun email dan juga rekam retina.
Pendaftar juga sebelumnya menonton sebuah video, lalu melakukan verifikasi mata dan menonton video kembali.
Rahman mengaku ia tak terlalu paham penjelasan yang diberikan oleh petugas saat itu.
Dikarenakan, Rahman hanya mengincar imbalan uang yang dijanjikan selepas melakukan pendaftaran.
"Dijelasin nya itu buat verifikasi mata. Nonton video, verifikasi mata, nonton video lagi. Dapat penjelasan juga untuk klaim dan tarik uang tunai," beber Rahman.
Sementara itu, warga lainnya, Pele mengungkapkan, ia juga sudah mendapatkan sejumlah uang setelah mendaftar.
Sama seperti kebanyakan warga lainnya yang mendaftar, Pele juga tak terlalu paham penjelasan yang diberikan.
Tujuan Pele untuk mendaftar adalah untuk mendapatkan uang.
"Daftar aplikasi dapat duit. Dapat Rp200 ribu. Saya dapat sekali. Dalam sebulan dapat lagi. Dijelasin cuma saya gak engeh. Taunya itu ya daftar dapat uang. Rekam sama daftar aplikasi," ungkap Pele.
Kini, ruko tersebut terlihat sudah tutup sejak Minggu (4/5/2025) kemarin.
Namun Pele tidak tahu penyebabnya, karena sebelumnya banyak warga berbondong-bondong datang untuk melakukan pendaftaran dan rekam retina dengan mendapat imbalan uang.
"Udah dari kemarin ini tutup. Tadi juga masih banyak yang datang karena gak tau kali ya kalau tutup," tukas Pele. Hry
Editor : Redaksi
URL : https://realita.co/baca-38742-sebelumnya-ramai-diserbu-warga-kini-ruko-world-app-di-depok-tutup