DKP Jatim Lindungi Nelayan Gresik dengan Program BPJS Ketenagakerjaan

GRESIK (Realita) - BPJS Ketenagakerjaan Gresik belum lama ini mensosialisasikan manfaat program BPJS Ketenagakerjaan ke para nelayan Desa Campurejo, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik.

Bertempat di Intalasi Pelabuhan Perikanan Pantai (IPPP) Campurejo, Gresik, sosialisasi dilakukan sehubungan dengan telah didaftarkannya puluhan nelayan Desa Campurejo ke BPJS Ketenagakerjaan.

Oleh Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Jawa Timur, para nelayan desa tersebut diikutkan 2 program BPJS Ketenagakerjaan, Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM), selama setahun.

Karena itu, dalam kegiatan sosialisasi ini juga dilakukan penyerahan simbolis kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan kepada perwakilan nelayan penerima bantuan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

Acara ini dibuka langsung oleh Kepala BPJS Ketenagakerjaan Gresik Bunyamin Najmi. Bunyamin menyatakan sangat mengapresiasi kepedulian DKP Jatim atas perlindungan jaminan sosial para nelayan ini.

Bunyamin mengatakan, perlindungan tersebut diharapkan mampu menjadi jaring pengaman yang dapat membantu masyarakat miskin ekstrem.

Bunyamin menjelaskan, manfaat program JKK itu jika peserta mengalami kecelakaan kerja maka tak perlu mengeluarkan biaya pengobatan dan perawatan, karena seluruhnya akan ditanggung oleh BPJS Ketenagakerjaan.

Sedangkan manfaat program JKM, lanjut dia, berupa uang tunai yang diberikan oleh BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris peserta yang meninggal dunia.

Advertorial

Nilai santunan yang diberikan sebesar Rp 42 juta, ditambah beasiswa bagi 2 anak dari TK hingga perguruan tinggi dengan total maksimal Rp 174 juta, jika masa kepesertaannya minimal sudah tahun.

Bunyamin menegaskan, program perlindungan ini sangat penting, mendasar, dan pastinya sangat bermanfaat, karena manfaatnya sangat besar dibanding iuran yang dibayarkan.

“Semua pihak harus mengambil peran untuk mewujudkan perlindungan sosial bagi seluruh pekerja formal dan informal, dengan harapan dapat mengurangi dan mencegah masyarakat miskin," tuturnya.

Bunyamin menambahkan, tujuan dari kegiatan ini juga untuk meningkatkan engagemen antara BPJS Ketenagakerjaan dengan para nelayan Desa Campurejo.

Dia juga menyampaikan komitmen BPJS Ketenagakerjaan untuk terus melakukan sosialisasi dan bersinergi dengan stakeholder lainnya.

"Harapan kami setiap pekerja khususnya yang berada di Gresik terlindungi program jaminan sosial ketenagakerjaan," pungkasnya. gan

Editor : Redaksi

Berita Terbaru