Bus Trans Jatim Bakal Beroperasi Sampai Jombang

 MOJOKERTO (Realita) - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur, Sumardi menyambut baik rencana perluasan koridor Bus Trans Jatim untuk bisa masuk di Kabupaten Jombang.

Bukan tanpa alasan, politisi Partai Golongan Karya (Golkar) ini menilai, Kabupaten Jombang merupakan daerah dengan pusat pergerakan ekonomi.

“Saya mendukung, bisa masuk Jombang. Hal ini dikarenakan kabupaten Jombang merupakan salah satu pusat pergerakan aktifitas ekonomi Gerbangkertasusila,” kata Sumardi di Mojokerto, kemarin.

Menurut Sumardi, masyarakat Jombang sebenarnya sudah menantikan kehadiran Trans Jatim karena menawarkan transportasi yang nyaman dan terjangkau.

“Trans Jatim oleh masyarakat di Jombang dianggap sebagai solusi transportasi yang lebih baik yang mana Trans Jatim menawarkan tarif yang terjangkau, yaitu Rp5ribu untuk umum dan Rp. 2.500 untuk pelajar atau mahasiswa,” terangnya.

Menurut dia, alasan Trans Jatim layak hadir di Jombang adalah banyak masyarakat di daerah itu bekerja di Surabaya. Sehingga adanya alternatif transportasi dari wilayah itu akan sangat membantu masyarakat.

“Selama ini banyak masyarakat yang di Jombang dan sekitarnya yang bekerja di Surabaya aktifitas publiknya menggunakan kereta api,” tuturnya.

Jika menggunakan kereta api, kata Sumardi, tentunya dari segi fleksibilitas mobilitasnya kurang. Adanya bus yang langsung beroperasi di rute kawasan itu akan menambah alternatif pilihan masyarakat.

“Yang aksesbilitasnya jelas lebih baik,” tegasnya.

Sementara, Kadishub Jawa Timur, Nyono mengatakan bus Trans Jatim berencana menambah tiga koridor khusus untuk menunjang angkutan publik di area Gerbangkertasusila.

Rencana itu dikatakan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Timur Nyono, kemarin.

Nyono mengatakan, sesuai rencana, mobilitas wilayah Gerbangkertasusila akan menjadi prioritas bus Trans Jatim. Saat ini sudah ada enam koridor yang beroperasi di Gerbangkertasusila.

Nyono menjabarkan pihaknya sudah menyiapkan tiga rute tambahan lagi. Di antaranya rute Terminal Lespadangan Mojokerto menuju Jombang.

Rute kedua Sidoarjo menuju Gempol, Pasuruan. Dua rute itu, disebut Nyono memang sedikit menyeberang dari Gerbangkertasusila. Mengingat Pasuruan dan Jombang tak masuk kawasan itu. Tapi, Nyono punya alasan lain memasukkan dua wilayah itu.

“Kota-kota itu sangat berpengaruh dalam pegerakan Gerbangkertasusila,” pungkasnya.ty

Editor : Redaksi

Berita Terbaru

Roy Suryo Tolak Silaturahmi ke Jokowi

JAKARTA (Realita)– Pakar telematika, Roy Suryo menegaskan, tidak ingin mengikuti langkah Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis yang menemui Presiden ke-7 RI Joko W …