Gus Fawait Luncurkan 50 Mobil Home Care di Jember, Warga Miskin Kini Punya Dokter Keluarga

JEMBER (Realita) - Pemerintah Kabupaten Jember resmi meluncurkan 50 unit mobil Home Care sebagai armada layanan kesehatan jemput bola bagi masyarakat. Program yang diinisiasi Bupati Jember Muhammad Fawait atau Gus Fawait itu ditujukan untuk menjangkau warga miskin, lansia, penyandang disabilitas, hingga balita stunting yang kesulitan mengakses fasilitas kesehatan.

Peluncuran armada Home Care menjadi bagian dari penguatan pelayanan kesehatan berbasis masyarakat setelah sebelumnya Pemkab Jember menggratiskan layanan berobat bagi seluruh warga ber-KTP Jember melalui skema Universal Health Coverage (UHC).

"Hari ini kita memulai pertama kali di Indonesia, keluarga yang tidak mampu juga punya dokter keluarga," kata Gus Fawait saat peluncuran program Home Care.

Menurut Gus Fawait, program tersebut lahir karena masih banyak warga miskin yang belum mampu menjangkau puskesmas maupun rumah sakit, meski biaya pengobatan telah ditanggung pemerintah. Kendala utama yang dihadapi masyarakat adalah biaya transportasi dan keterbatasan ekonomi.

Ia menyebut kondisi itu menjadi perhatian serius mengingat Jember masih menjadi salah satu daerah dengan jumlah penduduk miskin terbesar secara nasional. Kemiskinan, kata dia, turut berdampak terhadap tingginya angka kematian ibu dan bayi, kasus stunting, hingga rendahnya akses layanan kesehatan.

"Masih ada sebagian keluarga, khususnya mereka yang miskin ekstrem, yang belum bisa mengakses layanan kesehatan karena keterbatasan biaya ketika harus ke puskesmas atau rumah sakit," ujarnya.

Melalui program Home Care, tenaga kesehatan akan mendatangi langsung rumah pasien yang masuk dalam kategori penerima layanan. Mereka akan memberikan pemeriksaan kesehatan dasar, pelayanan medis awal, hingga pemberian obat sesuai kebutuhan pasien.

Apabila pasien memerlukan penanganan lanjutan, petugas akan menghubungkan dengan dokter umum, dokter spesialis maupun subspesialis, serta menyiapkan rujukan ke puskesmas atau rumah sakit. Pemerintah juga akan menyalurkan bantuan sembako secara berkala bagi keluarga tidak mampu yang menjadi penerima layanan.

"Pelayanan dasar nanti akan ada nakes yang turun ke rumah-rumah memberikan pemeriksaan kesehatan, konsultasi dengan dokter, memberikan obat, hingga mengantar pasien ke puskesmas atau rumah sakit bila membutuhkan rujukan," jelas Gus Fawait.

Untuk mendukung operasional program, Pemkab Jember menyiapkan 50 unit mobil Home Care. Sebagian merupakan kendaraan baru, sementara sebagian lainnya berasal dari kendaraan dinas organisasi perangkat daerah (OPD) yang dinilai kurang optimal penggunaannya dan dialihkan menjadi armada pelayanan masyarakat.

Gus Fawait menegaskan, pemanfaatan kendaraan dinas tersebut dilakukan agar aset pemerintah memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan akses layanan kesehatan bagi kelompok rentan.

"Ada mobil baru, tetapi sebagian lainnya adalah mobil OPD yang tidak optimal kita gunakan untuk sesuatu yang lebih bermanfaat, salah satunya untuk Home Care. Program ini adalah wujud keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia," tegasnya.rdy

Editor : Redaksi

Berita Terbaru