MADIUN (Realita) - Kepolisian Resor (Polres) Madiun menggelar kegiatan Penegakan Ketertiban dan Kedisiplinan (Gaktibplin) terhadap personelnya, Selasa (19/8).
Agenda ini meliputi pemeriksaan senjata api (senpi) dinas serta tes urine bagi seluruh anggota, sebagai langkah antisipasi penyalahgunaan narkoba dan memastikan kelayakan penggunaan senpi.
Dalam pelaksanaan Gaktibplin, setiap anggota yang memegang senpi diwajibkan menunjukkan kelengkapan administrasi, seperti surat izin pinjam pakai senjata, serta memperlihatkan kondisi fisik senpi yang digunakan. Pemeriksaan dilakukan secara detail untuk memastikan keamanan, kelayakan, dan pemeliharaan senjata tetap terjaga.
Selain itu, seluruh personel Polres Madiun juga menjalani tes urine. Langkah ini ditempuh untuk mendeteksi dini potensi penyalahgunaan narkoba di lingkungan internal kepolisian.
Kapolres Madiun, AKBP Kemas Indra Natanegara, S.H., S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk pengawasan internal yang rutin dilakukan guna menjaga profesionalitas dan integritas aparat kepolisian.
“Pemeriksaan senjata api dan tes urine ini adalah langkah preventif. Kami ingin memastikan senjata dinas digunakan sesuai prosedur, serta seluruh personel terbebas dari narkoba. Ini penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri,” tegas AKBP Kemas.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa Gaktibplin akan dilaksanakan secara berkala dan berkesinambungan.
“Tidak ada ruang bagi penyalahgunaan narkoba maupun pelanggaran disiplin di lingkungan Polres Madiun. Kedisiplinan anggota adalah cermin wibawa dan marwah institusi kepolisian,” pungkasnya.
Dengan adanya Gaktibplin, Polres Madiun berharap kepercayaan publik terhadap Polri semakin meningkat, sejalan dengan upaya mewujudkan aparat kepolisian yang bersih, disiplin, dan profesional dalam menjalankan tugas.yat
Editor : Redaksi