Sebuah helikopter polisi ditembak jatuh oleh pesawat tak berawak di timur laut Antioquia, Kolombia 12 petugas polisi tewas dan empat lainnya terluka.
Sebuah helikopter polisi ditembak jatuh pada Kamis pagi di dekat perbatasan kota Amalfi dan Anorí , saat sedang melakukan operasi pemberantasan tanaman ilegal. Kelompok bersenjata tampaknya menggunakan pesawat tanpa awak (drone) untuk menembak jatuh pesawat tersebut.
Insiden itu terjadi di daerah Los Toros , di wilayah Amalfi, menurut laporan resmi . Dilaporkan bahwa kendaraan nirawak ini digunakan untuk menembak dan menjatuhkannya.
"Di daerah pedesaan Amalfi, sebuah helikopter polisi yang tampaknya sedang mengamankan petugas selama upaya pemberantasan tanaman koka secara manual ditembak jatuh. Para petugas polisi diserang oleh pesawat tanpa awak. Jumlah korban masih belum pasti," kecam Gubernur Antioquia, Andrés Julián Rendón .
Laporan awal dari Kepolisian Nasional menunjukkan bahwa 12 orang tewas dan empat lainnya luka-luka. Mereka sedang dirawat oleh petugas dari badan bantuan di kota tersebut di Antioquia timur laut dan Kantor Gubernur Antioquia.
Korban luka dibawa ke pusat medis dan dalam kondisi stabil, menurut laporan Kepolisian Antioquia tentang serangan ini.
Pesawat yang jatuh adalah UH60 Black Hawk dan milik tim Direktorat Antinarkoba Kepolisian Nasional yang terbang di atas wilayah tersebut untuk mendukung proses pemberantasan tanaman koka
Pihak berwenang menyatakan bahwa serangan ini diduga dilakukan oleh anggota Front ke-36 pembangkang FARC yang beroperasi di daerah ini dan dilaporkan mulai menggunakan pesawat tak berawak untuk melakukan serangan ini.di
Editor : Redaksi
URL : https://realita.co/baca-41876-helikopter-polisi-ditembak-drone-kelompok-bersenjata