MADIUN (Realita) - Sejumlah pemenang lomba lari Indo Run Madiun 2025 hingga saat ini masih belum memperoleh hadiah yang telah dijanjikan panitia.
Informasi tersebut mencuat setelah beredar sebuah video klarifikasi dari Ketua Panitia, Adi Priyanto, yang menyampaikan permohonan maaf sekaligus meminta para juara untuk menunggu proses penyelesaian. Klarifikasi itu dipublikasikan melalui akun Instagram resmi penyelenggara, @indorunmadiun, pada Kamis (25/9/2025).
Dalam video tersebut, Adi menyampaikan permohonan maaf sekaligus menegaskan komitmen panitia untuk menunaikan kewajiban kepada para juara.
“Kami bertanggung jawab akan menyelesaikan hak-hak para juara. Namun dilakukan satu persatu, mulai hari ini hingga hari Sabtu,” ucap Adi dalam pernyataannya.
Unggahan klarifikasi tersebut, langsung menuai beragam komentar dari warganet, termasuk sejumlah peserta lomba. Mereka menyuarakan kekecewaan atas keterlambatan pencairan hadiah.
Salah satu akun, @mimaa8347, menuliskan:
“Kenapa gak minta maafnya sejak kemarin, Pak? Kenapa baru setelah ada notice dari Pemkot bergerak?”
Sementara akun lain, @ricoaditya008, menegaskan:
“Bayarkan apa yang sudah menjadi hak kami, kelar Pak.”
Tak sedikit pula yang menilai permintaan maaf panitia tidak berarti jika tidak diikuti dengan tindakan nyata.
“Alah-alah, percuma kalau gak menyelesaikan pertanggungjawabannya kepada atlet,” tulis akun @febirizalll.
Sebagai informasi, ajang Indo Run Madiun 2025 digelar pada Minggu (21/9/2025) di Kota Madiun. Event lari jalan raya ini diikuti sekitar 700 peserta, termasuk pelari dari mancanegara. Bahkan, pelari asal Kenya berhasil keluar sebagai juara utama.
Namun hingga saat ini, baik atlet lokal maupun internasional yang meraih prestasi belum menerima hadiah sebagaimana dijanjikan panitia.
Keterlambatan pemberian hadiah tersebut mendapat perhatian luas, tidak hanya dari peserta tetapi juga dari masyarakat. Apalagi, kegiatan tersebut mengatasnamakan kota Madiun sehingga dinilai mencoreng citra daerah bila persoalan tidak segera diselesaikan.
Pihak panitia sendiri berjanji akan menuntaskan kewajibannya paling lambat Sabtu (27/9/2025). Meski begitu, para peserta masih menunggu realisasi janji tersebut dan berharap kejadian serupa tidak terulang pada event olahraga berikutnya.yat
Editor : Redaksi