Hasil Lab Menunjukkan Belasan Siswa SMAN 2 Lamongan Tidak Keracunan MBG

LAMONGAN (Realita) - Kasus dugaan keracunan yang menimpa belasan siswi-siswi Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 2 Lamongan dipastikan tidak disebabkan oleh menu program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Hasil uji laboratorium dari Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat (BBLKM) Surabaya menunjukkan bahwa semua sampel yang diuji dinyatakan negatif.

Kepala Satuan Pelaksana Program Gizi (SPPG) Jetis Lamongan, Ainun Nadifah Fajrin, saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut.

"Hasil laboratorium dari sampel makanan, sisa makanan dari sekolah, hingga muntahan siswa semuanya negatif. Tidak ada keterkaitan dengan menu MBG hari itu," tegas Ainun Nadifah , Jumat (26/9/2025).

Ainun Nadifah kembali menegaskan bahwa pengujian laboratorium dilakukan secara menyeluruh terhadap berbagai jenis makanan yang dikonsumsi siswa pada hari kejadian.

"Yang diuji lab meliputi nasi putih, telur rebus, ayam suwir, cakue, dan soto, termasuk sampel muntahan dari siswa yang dirawat. Berdasarkan hasil uji tersebut, penyebab pasti gejala pusing, mual, dan muntah yang dialami belasan siswa tidak dapat secara langsung dikaitkan dengan menu MBG," ujarnya .

Diberitakan sebelumnya peristiwa ini terjadi pada Rabu (17/9), ketika belasan siswi SMAN 2 Lamongan dilaporkan mengalami gejala keracunan makanan usai mengikuti kegiatan belajar. Para siswi tersebut segera mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Islam (RSI) Nashrul Ummah Lamongan. Sebagian dari mereka menjalani rawat jalan, sementara sebagian lainnya harus dirawat inap.

Pihak rumah sakit sebelumnya telah menginformasikan bahwa seluruh siswa yang sempat dirawat kini sudah berangsur membaik dan sebagian besar telah diizinkan pulang setelah mendapat penanganan medis yang memadai.

Meskipun hasil lab telah memastikan menu MBG bukan pemicu keracunan, Pemerintah Daerah Lamongan memastikan akan tetap melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program Makan Bergizi Gratis. Evaluasi ini mencakup peninjauan kembali komposisi menu sebagai langkah antisipasi dan pencegahan agar kejadian serupa yang bersumber dari program MBG tidak terjadi di wilayahnya.

Reporter : Defit Budiamsyah

Editor : Redaksi

Berita Terbaru

Natalia Loewe Tetap Setia Alisson Becker

LIVERPOOL (Realita)- Kiper Liverpool, Alisson Becker, memiliki seorang istri rupawan bernama Natalia Loewe. Kecantikan luar dalam membuat Alisson tak ragu …

Pupuk Subsidi di Jombang, Ruwet

JOMBANG - Sektor pertanian Kabupaten Jombang kembali dihantam persoalan klasik yang seolah menjadi siklus tahunan tanpa solusi permanen.  Distribusi pupuk …