KPK Cecar Mantan Kadis Cipta Karya Lamongan dengan 10 Pertanyaan

LAMONGAN (Realita) - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pemeriksaan terhadap mantan Kepala Dinas Cipta Karya Kabupaten Lamongan, M-W, di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Lamongan, Sabtu (4/10).

Pemeriksaan dilakukan sekitar 3 jam, mulai pukul 09.00 WIB hingga 12.00 WIB, terkait kasus dugaan korupsi proyek pembangunan gedung 7 lantai Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan tahun anggaran 2017-2019, senilai Rp. 151 miliyar rupiah.

Muhammad Ridlwan, selaku kuasa hukum M-W membenarkan pemeriksaan tersebut. Namun ia masih enggan menyampaikan terkait materi yang dipertanyakan.

“Persoalan detailnya tidak bisa kami sampaikan karena itu menjadi kewenangan KPK. Saat ini prosesnya juga masih dalam tahap penyidikan,” kata Ridlwan kepada wartawan usai keluar dari Lapas Lamongan, Sabtu (4/10).

Ditanya apakah ada agenda pemeriksaan lanjutan, Ridlwan mengatakan belum ada pemberitahuan dari KPK.

“Belum ada, sejauh ini belum dijadwalkan. Yang jelas, beliau diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi dan sudah memberikan keterangan sesuai dengan apa yang beliau alami, lihat, dan dengar sendiri, tanpa ada tambahan maupun pengurangan,” tegasnya.

Lebih jauh, Ridlwan menambahkan, kliennya berharap perkara dugaan korupsi pembangunan Gedung Pemkab Lamongan tujuh lantai tersebut segera tuntas.

“Klien kami juga menyampaikan ke penyidik bahwa perkara ini sudah cukup lama dan beliau ingin proses hukumnya cepat selesai,” tandasnya.

Untuk diketahui, pemeriksaan oleh penyidik KPK terhadap M-W dilakukan di Lapas Lamongan, mengingat saat ini M-W sedang menjalani masa hukuman terkait kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Rumah Potong Hewan Unggas (RPHU) di lingkungan Dinas Peternakan Lamongan.

Sebelumnya, KPK juga sudah memeriksa puluhan saksi yang terdiri dari pejabat dari lingkungan pemkab Lamongan dan swasta.

Reporter : Defit Budiamsyah

Editor : Redaksi

Berita Terbaru

Pengemudi Mabuk, Audi Menabrak Pejalan Kaki

JAIPUR (Realita)- Para petugas mengatakan ada empat orang di dalam mobil tersebut - yang semuanya diduga dalam keadaan mabuk. Satu orang ditangkap, sementara …