Kanwil Ditjenpas DKI Jakarta Apresiasi Lapas Cipinang Terkait Tata Kelola Keuangan dan BMN

JAKARTA (Realita)- Lapas Kelas I Cipinang kembali catatkan capaian positif dalam bidang tata kelola internal.

Dalam kunjungan monitoring dan evaluasi (monev) yang dilakukan tim dari Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Daerah Khusus Jakarta, penyelenggaraan keuangan, pengelolaan Barang Milik Negara (BMN), serta pelaksanaan tugas fasilitatif di Lapas Cipinang dinilai telah berjalan tertib, akuntabel, dan sesuai pedoman teknis yang berlaku.

Monev yang berlangsung pada Selasa, 7 Oktober 2025 ini bertujuan memastikan seluruh satuan kerja Pemasyarakatan di wilayah Jakarta menjalankan fungsi administrasi dan fasilitatif secara optimal, transparan, dan mendukung pelaksanaan tugas pokok Pemasyarakatan.

Dalam kesempatan ini, Lapas Cipinang menjadi salah satu titik evaluasi yang menunjukkan hasil menggembirakan, terutama dalam aspek pengelolaan anggaran, pencatatan aset negara, serta dukungan fasilitatif terhadap program pembinaan dan pelayanan Warga Binaan.

Kepala Lapas Cipinang, Wachid Wibowo, menyampaikan apresiasi ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran yang secara konsisten mengedepankan prinsip Profesional, Responsif, Integritas, Modern, dan Akuntabel.

“Kami tidak hanya fokus pada pembinaan dan pengamanan, tetapi juga memastikan tata kelola berjalan tertib dan transparan. Pengelolaan keuangan dan BMN yang baik adalah fondasi utama untuk menghadirkan layanan Pemasyarakatan yang profesional dan berdaya guna,” tegas Wachid.

Pada kesempatan itu, Tim Monev Kanwil Ditjenpas Daerah khusus Jakarta mencatat pelaksanaan tugas fasilitatif di Lapas Cipinang telah berjalan efektif, mulai dari pemeliharaan sarana prasarana, penataan administrasi, hingga dukungan logistik bagi pelaksanaan program pembinaan.

Pemantauan terhadap realisasi anggaran, nilai IKPA, dan faktor-faktor penghambat penyerapan menjadi bagian penting dari evaluasi yang dilakukan bersamaan dengan pemantauan kepegawaian, seperti penempatan petugas dan kenaikan gaji berkala.

Kepala Bagian Tata Usaha, Lis Susanti menjelaskan, keberhasilan ini tidak lepas dari pengawasan internal yang dilakukan secara rutin.

“Kami melakukan pemantauan dan pembenahan secara berkelanjutan. Setiap temuan menjadi bahan perbaikan agar sistem kerja kami makin tertib dan terukur. Hasil monev ini menjadi dorongan untuk terus meningkatkan efektivitas manajemen internal,” ungkap Lilis.

Salah satu anggota Tim Monev Kanwil Ditjenpas Daerah Khusus Jakarta, Bieand Dhesy, menilai Lapas Cipinang telah menunjukkan komitmen nyata dalam penerapan prinsip akuntabilitas dan efisiensi.

“Kami melihat adanya peningkatan signifikan, baik dalam aspek perencanaan maupun pelaporan. Lapas Cipinang menjadi contoh positif bagaimana tata kelola yang baik dapat mendukung pelaksanaan pembinaan dan pelayanan publik di lingkungan Pemasyarakatan,” ujarnya.

Dengan capaian ini, Lapas Cipinang memperkuat posisinya sebagai salah satu satuan kerja yang mampu mengintegrasikan pembinaan,pengamanan dan tata kelola dengan seimbang.

Apresiasi dari Tim Monev Kanwil Ditjenpas Daerah Khusus Jakarta menjadi motivasi untuk terus memperkuat akuntabilitas, meningkatkan efisiensi, serta menghadirkan layanan Pemasyarakatan yang profesional, transparan, dan berdampak nyata bagi masyarakat.(Ang)

Editor : Redaksi

Berita Terbaru

Demonstrasi di Iran Tewaskan 5 Ribu Orang 

TEHERAN (Realita)- Sebanyak 5 ribu orang tewas dalam demonstrasi yang terjadi di Iran. Dari jumlah itu, ratusan di antaranya personel keamanan.  Pada Minggu, …

Dua Kereta Cepat Tabrakan, 21 Tewas 

MADRID (Realita) - Dua kereta cepat tabrakan di Spanyol selatan, Minggu (18/1/2026) malam waktu setempat. Sebanyak 21 orang tewas dalam kecelakaan kereta cepat …