MADIUN (Realita) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun kembali menggelar kegiatan Bhakti Sosial Terpadu (BST) sebagai bentuk nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. Kali ini, kegiatan berlangsung selama dua hari di Desa Nampu, Kecamatan Gemarang, dengan melibatkan seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), unsur legislatif, serta berbagai pemangku kepentingan.
Bupati Madiun, Hari Wuryanto, menyebutkan bahwa kegiatan BST bukan hanya wadah pelayanan sosial, tetapi juga sarana menjalin komunikasi langsung dengan warga. Melalui kegiatan ini, pemerintah ingin mendengarkan aspirasi masyarakat secara nyata dan memahami kondisi di lapangan.
“BST ini bukan sekadar penyerahan bantuan, tetapi kesempatan bagi kami untuk mendengar langsung keluhan dan harapan warga. Semua OPD hadir agar dapat menindaklanjuti sesuai bidang masing-masing,” ungkap Bupati saat membuka kegiatan, Selasa (14/10/2025) malam.
Dalam kesempatan tersebut, Pemkab Madiun menyalurkan berbagai bantuan, seperti paket sembako, perlengkapan sekolah, alat kesehatan, bibit tanaman, modal usaha, hingga perlengkapan Linmas. Seluruh bantuan diberikan secara simbolis kepada warga penerima manfaat di lokasi acara.
Selain itu, Bupati juga menyoroti pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan pemerintah pusat. Program ini menyasar anak-anak PAUD hingga SMA, serta ibu hamil, balita, dan lansia, guna meningkatkan kualitas gizi dan menekan angka stunting di daerah.
“Alhamdulillah, di Desa Nampu saat ini kasus stunting tinggal lima. Ini kemajuan besar yang harus terus kita jaga agar generasi kita tumbuh sehat menuju Indonesia Emas 2045,” jelas Hari Wuryanto.
Dalam sesi dialog terbuka, warga antusias menyampaikan aspirasi mereka. Salah satunya, Tamiran, warga setempat yang meminta perbaikan jalan desa serta pembangunan drainase. Ada pula usulan penambahan lampu penerangan jalan dari Desa Nampu ke Dusun Sambiroto dan Srampang Mojo.
Menanggapi hal tersebut, Bupati langsung meminta OPD terkait untuk meninjau kondisi di lapangan dan menindaklanjuti sesuai prioritas dan ketersediaan anggaran daerah.
Sementara itu, Wakil Bupati Madiun dr. Purnomo Hadi menekankan pentingnya menjaga kesehatan masyarakat. Ia mengingatkan bahwa seluruh warga Kabupaten Madiun kini telah tercakup dalam program Universal Health Coverage (UHC) dan berhak mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis di puskesmas.
“Bapak Presiden Prabowo Subianto sudah menegaskan bahwa masyarakat berhak mendapatkan layanan kesehatan tanpa biaya. Pemeriksaan rutin seperti tensi, gula darah, asam urat, dan kolesterol kini bisa dilakukan gratis di seluruh puskesmas,” tandasnya.
Melalui kegiatan BST ini, Pemkab Madiun berharap kualitas pelayanan publik semakin meningkat, kedekatan pemerintah dengan rakyat semakin terjalin, dan pemerataan pembangunan dapat terus diwujudkan di seluruh pelosok wilayah Kabupaten Madiun.
Editor : Redaksi