Andre Taulany Ramaikan Booth BPJS Ketenagakerjaan di Malang Festival Batik 2025

MALANG (Realita) - BPJS Ketenagakerjaan Malang gelar Open Booth di Malang Festival Batik 2025 yang diselenggarakan Pemkot Malang pada 16-19 Oktober 2025 di Malang City Point.

Kegiatan ini wujud kolaborasi BPJS Ketenagakerjaan dan Pemkot Malang dengan tujuan untuk mendukung UMKM dan pengrajin batik lokal.

Antusiasme pengunjung festival ini cukup tinggi, termasuk pengunjung booth BPJS Ketenagakerjaan Malang, yang penuh sosialisasi di samping buka layanan pendaftaran kepesertaan bagi pekerja informal.

Sehingga, di booth BPJS Ketenagakerjaan ini pengunjung dapat pemahaman mengenai program dan manfaat BPJS Ketenagakerjaan, tentang aplikasi Jamsostek Mobile (JMO) termasuk cara membuka dan memanfaatkannya.

Tidak hanya itu, di booth ini juga terdapat monitor teve yang terus menerus menayangkan siaran iklan BPJS Ketenagakerjaan dengan Artis Andre Taulany.

Artis ini mengajak seluruh pekerja terutama pekerja seni di Indonesia untuk menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Dengan iuran mulai dari Rp 36.800 per bulan, kata Andre dalam tv tersebut, pekerja informal di bidang seni seperti musisi, penari, penulis dan lainnya bisa mendapat perlindungan program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), dan Jaminan Hari Tua (JHT).

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Zulkarnain Mahading juga hadir dan menyapa pengunjung booth yang memberikan hadiah souvenir menarik dan minum gratis ini.

Souvenir menarik itu dibagikan kepada pengunjung yang daftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, kepada yang membuka aplikasi JMO, dan yang bisa menjawab pertanyaan ringan seputar BPJS Ketenagakerjaan.

Zulkarnain mengatakan, pihaknya kini sedang gencar menyuarakan tagline “Andai Tau Duluan”. Tagline ini merupakan kolaborasi antara BPJS Ketenagakerjaan dengan artis Andre Taulany.

"Melalui iklan dengan slogan “Andai Tau Duluan” yang dibintangi Andre Taulany diharapkan dapat memastikan informasi terkait program dan manfaat BPJS Ketenagakerjaan diterima dan dipahami seluruh masyarakat Indonesia," kata Zulkarnain.

"Sehingga, tidak ada pekerja informal yang menyesal karena tidak tahu bahwa BPJS Ketenagakerjaan dapat melindungi mereka saat bekerja dari risiko pekerjaannya," lanjut dia.

Iklan “Andai Tau Duluan” ini dapat disaksikan melalui sosial media resmi seperti Youtube, Instagram dan Facebook BPJS Ketenagakerjaan. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan literasi dan pemahaman para pekerja.

Disampaikan pula, hingga Agustus 2025, peserta informal BPJS Ketenagakerjaan yang terdaftar baik secara mandiri maupun melalui komunitas secara nasional tercatat sebanyak 8,6 juta pekerja," tutup Zulkarnain. gan

 

Editor : Redaksi

Berita Terbaru

Gagal Menyalip, Pemotor Dilindas Truk

DEPOK (Realita)- Terjadi kecelakaan lalu lintas melibatkan truk kontainer (hijau) dengan pengendara motor di Jalan Tole Iskandar, tepatnya di depan Komplek …