BNB Coin Stabil, Untuk Reli Harus Tembus Batas Harga

PASAR crypto tengah bergerak hati-hati setelah fase koreksi di awal Oktober. Salah satu aset yang menjadi sorotan adalah BNB Coin, token utama ekosistem Binance yang kini menunjukkan tanda-tanda pembentukan dasar harga.

Setelah sempat tertekan hingga ke level US$1.100, BNB tampak mulai menstabilkan pergerakannya di area US$1.143–US$1.180. Kondisi pasar yang penuh tekanan ini membuat kamu harus melakukan trading futures seperti Doge USDT Perp.

Untuk mendapatkan crypto aman futures trading maka kamu harus melakukan analisa dan memilih aplikasi terbaik. Terdapat beberapa platform yang telah mendukung trading futures crypto di Indonesia yang menyediakan fitur leverage dan fitur charting yang lengkap serta cocok untuk trader profesional salah satunya Pintu Futures dan beberapa platform crypto lain.

Pintu Futures adalah fitur trading derivatif di aplikasi Pintu yang memungkinkan pengguna untuk memperdagangkan kontrak berjangka aset crypto dengan leverage hingga 25x. Dengan antarmuka yang simpel, dukungan leverage tinggi, stop order, limit order, serta biaya trading kompetitif, Pintu Futures cocok untuk trader pemula maupun profesional.

Data terbaru menunjukkan bahwa arus keluar (outflow) dari exchange meningkat, sedangkan profitabilitas yang diukur lewat rasio MVRV mulai menurun ke zona yang biasanya menjadi sinyal dasar lokal.

Namun, meski sinyal akumulasi terlihat, BNB masih harus menembus batas resistance penting di US$1.238 agar bisa memulai reli baru yang berkelanjutan.

BNB Memasuki Fase Konsolidasi Setelah Koreksi Tajam

Sejak koreksi pada 10 Oktober 2025, harga BNB bergerak dalam kisaran sempit di sekitar US$1.180, turun sekitar 1,7�lam 24 jam terakhir, namun masih mencatat kenaikan 27,8% secara bulanan. BNB merupakan token yang dikenal volatil mengikuti dinamika pasar Binance Smart Chain.

Para analis memperkirakan fase konsolidasi ini bisa menjadi tahap persiapan sebelum pergerakan besar berikutnya. Jika dasar yang terbentuk di kisaran US$1.143 berhasil dipertahankan, BNB berpotensi kembali ke tren naik.

Namun, bila tekanan jual masih kuat, harga dapat kembali menguji area US$1.084–US$991 sebagai support lanjutan.

Rasio MVRV Menunjukkan Potensi Dasar Lokal

Rasio Market Value to Realized Value (MVRV) adalah alat penting untuk melihat apakah investor sedang dalam posisi untung atau rugi. Ketika rasio tinggi, artinya sebagian besar investor masih mencatat keuntungan, yang biasanya menandakan puncak harga sementara.

Sebaliknya, ketika MVRV rendah, pasar mungkin mendekati titik jenuh jual atau dasar harga. Pada 7 Oktober, ketika BNB mencapai US$1.300, rasio MVRV sempat menyentuh 2,40, menunjukkan banyak investor berada di zona untung.

Tak lama setelah itu, harga turun tajam 15,7% menuju US$1.100, dan rasio MVRV pun turun ke 2,00, level yang identik dengan titik terendah lokal di awal bulan. Kini, rasio MVRV stabil di sekitar 2,10, sementara harga bertahan di kisaran US$1.160–US$1.180.

Arus Keluar Exchange Meningkat: Tanda Akumulasi Whale?

Selain MVRV, data arus keluar (outflow) dari exchange juga menjadi petunjuk penting. Ketika banyak token keluar dari bursa, hal ini biasanya berarti investor lebih memilih menyimpan aset di dompet pribadi, tanda akumulasi atau penurunan minat untuk menjual.

Antara 11 hingga 15 Oktober, total arus keluar BNB dari exchange naik 9,2%, dari –731.363 BNB menjadi –798.780 BNB. Artinya, sekitar 67.000 BNB berpindah dari exchange ke dompet pribadi.

Fenomena ini dapat diartikan bahwa investor besar atau whale mulai memindahkan aset untuk disimpan jangka panjang, bukan dijual di pasar. Biasanya, pola seperti ini muncul menjelang fase pembentukan dasar harga.

Pembeli Masih Memegang Kendali

Data dari Glassnode memperlihatkan bahwa kekuatan pembeli masih sedikit unggul dibanding penjual. Meskipun indikator Bull-Bear Power (BBP) menunjukkan kecenderungan negatif tipis, tekanan jual terlihat mulai melemah.

Selama area US$1.143 bertahan sebagai support utama, pembeli kemungkinan tetap memiliki kendali jangka pendek. Apalagi, peningkatan arus keluar dari exchange dan stabilnya MVRV memberikan sinyal bahwa fase distribusi telah usai dan pasar siap membentuk dasar baru.

Namun demikian, para analis mengingatkan bahwa sinyal ini belum sepenuhnya mengkonfirmasi tren bullish. Diperlukan penembusan harga di atas US$1.238 untuk memastikan bahwa momentum kenaikan benar-benar dimulai.

Level Kritis: US$1.143 Support, US$1.238 Resistance

Dua level harga ini menjadi fokus utama bagi para trader teknikal.
US$1.143 berperan sebagai support kuat, karena di level inilah harga BNB beberapa kali memantul setelah penurunan tajam. Jika support ini kembali bertahan, maka area tersebut akan menjadi dasar potensial untuk reli selanjutnya.

US$1.238, sebaliknya, merupakan resistance kunci yang telah membatasi pergerakan BNB selama dua minggu terakhir. Jika BNB mampu menembus US$1.238, peluang untuk reli ke US$1.318 semakin terbuka lebar.

Namun, jika harga gagal menembus resistance dan justru turun di bawah US$1.143, maka skenario bearish kembali terbuka. Dalam kasus itu, potensi koreksi menuju US$1.084 atau bahkan US$991 harus diwaspadai.

Kondisi Pasar dan Sentimen Investor

Sementara indikator teknikal menunjukkan stabilisasi, sentimen pasar juga mulai membaik. Banyak analis percaya bahwa BNB kini memasuki zona akumulasi ideal setelah periode pengambilan untung (profit-taking) besar di awal Oktober.

Secara fundamental, Binance sendiri terus memperkuat ekosistem dengan ekspansi di sektor staking, payment, dan decentralized finance. Hal ini memberi dukungan tambahan bagi BNB sebagai token utilitas utama di dalam jaringan Binance Smart Chain.

Dengan marketcap lebih dari US$170 miliar, BNB tetap menjadi salah satu aset paling likuid di pasar altcoin, sekaligus barometer kepercayaan investor terhadap Binance.

Outlook BNB: Antara Harapan dan Kehati-hatian

Melihat keseimbangan antara data on-chain dan teknikal, BNB tampaknya tengah mendekati titik keputusan besar. Indikator MVRV dan arus keluar yang meningkat memperkuat pandangan bahwa tekanan jual sudah mulai melemah, sementara harga bertahan di area support penting.

Namun, sinyal reli baru tidak akan terkonfirmasi sampai harga mampu menembus US$1.238 dengan volume yang kuat. Jika itu terjadi, BNB berpotensi melanjutkan pergerakan ke US$1.318 dan bahkan US$1.374 dalam beberapa minggu mendatang.

Sebaliknya, jika gagal mempertahankan support US$1.143, risiko penurunan lebih dalam masih terbuka. Karena itu, bagi trader dan investor jangka menengah, strategi terbaik saat ini adalah menunggu konfirmasi arah sebelum mengambil posisi agresif.

Kesimpulannya BNB memang menunjukkan tanda-tanda bahwa “dasar” telah terbentuk. Dengan profitabilitas yang stabil, arus keluar exchange meningkat, dan tekanan jual yang melemah, pasar tampak mulai berpihak pada pembeli.

Namun, jalan menuju reli yang lebih besar masih bergantung pada penembusan resistance US$1.238. Selama level itu belum terlewati, pergerakan BNB masih akan berkisar dalam fase konsolidasi yang tenang. Bagi trader, momen seperti ini sering menjadi waktu terbaik untuk mengamati bukan bereaksi tergesa.

Perlu diingat, semua aktivitas jual beli crypto memiliki resiko dan volatilitas yang tinggi karena sifat crypto dengan harga yang fluktuatif.

Maka dari itu, selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan gunakan dana yang tidak digunakan dalam waktu dekat (uang dingin) sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli bitcoin dan investasi aset crypto lainnya menjadi tanggung jawab para trader dan investor.

Editor : Redaksi

Berita Terbaru

KPK Geledah Kantor Wali Kota Madiun, Maidi

MADIUN (Realita) - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sejumlah barang bukti saat menggeledah kantor Wali Kota Madiun. Penggeledahan ini terkait kasus …