Aceh Dilanda Bencana Beruntun, Tiga Wilayah Lumpuh Akibat Banjir dan Longsor

Advertorial

ACEH (Realita) – Curah hujan tinggi yang mengguyur sejak beberapa hari terakhir memicu bencana banjir dan longsor di sejumlah daerah di Aceh. Tiga wilayah terdampak paling parah yakni Aceh Utara, Aceh Tengah, dan Lhokseumawe, dengan kondisi yang kini masuk kategori darurat.

Banjir di Aceh Utara semakin meluas setelah debit air sungai meningkat dan beberapa tanggul tidak mampu menahan tekanan air. Sedikitnya 18 kecamatan terendam, membuat ribuan warga terdampak dan sebagian lainnya terpaksa mengungsi.

Selain permukiman, banjir juga merendam ratusan hektare sawah dan tambak, serta mengganggu aktivitas masyarakat. Pemerintah daerah telah menyalurkan bantuan melalui posko siaga, namun laporan di lapangan menyebutkan logistik semakin menipis, sementara jumlah warga terdampak terus bertambah.

Pemerintah kabupaten telah menetapkan status siaga darurat, guna mempercepat penanganan dan distribusi bantuan.

Di Aceh Tengah, hujan deras memicu longsor di sejumlah titik serta banjir dari luapan parit dan sungai. Kondisi tersebut membuat akses jalan utama, termasuk jalur penghubung antar-kecamatan dan sebagian ruas jalan nasional, lumpuh total.

Sejumlah desa dilaporkan terisolasi akibat tertutup material longsor serta tingginya genangan air. Distribusi logistik menjadi terhambat dan pelayanan darurat tidak dapat menjangkau beberapa wilayah terdampak.

Di beberapa lokasi, listrik dan jaringan komunikasi ikut padam, sehingga menyulitkan pembaruan data dan penanganan cepat oleh pihak terkait.

Wilayah Lhokseumawe juga mengalami banjir besar menyusul hujan dengan intensitas tinggi. Sebanyak 27 desa terendam, dengan ketinggian air mencapai 50–100 cm di sejumlah kawasan.

Akibat banjir meluas, aktivitas publik nyaris lumpuh. Sekolah, perkantoran, pasar hingga layanan perbankan terpaksa ditutup sementara. Jalan utama menuju pusat kota tidak dapat dilalui kendaraan karena tergenang dan berlumpur.

Ratusan warga telah mengungsi ke titik-titik aman. Pemerintah kota telah membuka dapur umum dan menyalurkan bantuan awal, namun kebutuhan dasar warga dinilai masih belum terpenuhi sepenuhnya.

-Musibah banjir dan longsor yang menimpa tiga wilayah di Aceh ini menunjukkan kondisi darurat yang membutuhkan penanganan cepat dan terkoordinasi. Ribuan warga terdampak, puluhan desa terendam, sejumlah wilayah terisolasi, dan akses jalan utama lumpuh.

Pemerintah daerah bersama instansi terkait terus berupaya melakukan evakuasi, pendistribusian logistik, hingga perbaikan akses, namun keterbatasan medan dan cuaca ekstrem masih menjadi tantangan utama.mag

Editor : Redaksi

Berita Terbaru

Nenek 69 Tahun Diserang Anjing Pitbull

CAMPOS (Realita)- Seorang wanita berusia 69 tahun diserang oleh dua anjing pitbull pada Senin pagi (23), di Travessa Quatro, lingkungan Majestic, di São José d …