KWAMKI (Realita)- Satu lagi korban konflik di Distrik Kwamki Narama tewas setelah terkena puluhan anak panah di sekujur tubuhnya, Minggu (4/1).
Kapolsek Kwamki Narama Iptu Yusak Sawaki membenarkan adanya korban tersebut. Ia mengatakan, korban berasal dari pihak Newegalen dan telah dievakuasi anggota Polsek ke RSUD Mimika.
Iya, korban dari pihak Newegalen. Anggota Polsek sudah bawa ke RSUD,” katanya saat dihubungi melalui sambungan telepon.
Kapolsek mengungkapkan, berdasarkan informasi awal korban diduga berada dalam pengaruh alkohol, kemudian berjalan menuju wilayah pihak Dang hingga akhirnya dipanah.
“Dia ini sepertinya mabuk, lalu jalan ke tempat pihak Dang, makanya pihak Dang panah dia. Panahnya banyak sekali, mungkin puluhan, dari badan sampai kaki,” katanya.
Lebih lanjut, Kapolsek menyampaikan pihak keluarga korban dari Newegalen tidak menerima jenazah korban sehingga jenazah dibawa ke kamar jenazah RSUD Mimika.
“Pihak Newegalen tidak mau terima jenazah korban, sehingga dibawa ke kamar jenazah RSUD Mimika,” katanya.
Sementara itu, Humas RSUD Mimika Lucky Mahakena membenarkan adanya jenazah yang masuk ke RSUD Mimika. Namun, pihaknya belum dapat memberikan keterangan lebih lanjut karena masih berkoordinasi dengan Kepolisian.
“Iya, ada jenazah baru masuk, tapi kami masih berkoordinasi dengan Polisi,” katanya.jon
Editor : Redaksi
URL : https://realita.co/baca-45750-mabuk-lalu-dipanah-puluhan-kali-hingga-tewas