Minggu Ini, Mahatma Jalani Pemeriksaan KPK Soal Gratifikasi Proyek RSUD Ponorogo

PONOROGO (Realita)- Penyidikan kasus korupsi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Harjono Ponorogo terus dilakukan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Terbaru, Direktur non aktif RSUD dr Harjono Yunus Mahatma yang ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK, minggu ini menjalani pemeriksaan terkait klaster gratifikasi proyek di rumah sakit plat merah tersebut.

Hal ini dibenarkan oleh salah satu pejabat di internal RSUD Ponorogo. Ia mengatakan, Yunus Mahatma akan diperiksa penyidik KPK secara intens minggu ini.

“ Minggu ini Pak Mahatma diperiksa KPK. Soal gratifikasi proyek RSUD infonya,” ujar sumber yang minta disembunyikan namanya ini, Rabu (07/01/2026).

Diketahui sebelumnya, tak hanya Mahatma. Dalam klaster gratifikasi proyek RSUD Ponorogo, KPK juga menetapkan Bupati non aktif Sugiri Sancoko, Sekda non aktif Agus Pramono dan seorang rekanan proyek RSUD Sucipto sebagai tersangka. Mahatma sendiri diketahui meminta uang proyek Rp 1,4 miliar atau 10 persen dari nilai proyek pembanguan Gedung Paviliun RSUD tahun 2024-2025 senilai Rp 14 miliar yang dikerjakan Sucipto. znl

Editor : Redaksi

Berita Terbaru

Alonso Kecam Keras Simeone 

MADRID (Realita) - Xabi Alonso melontarkan kecaman kepada pelatih Atletico Madrid Diego Simeone. Menurutnya El Cholo berbuat tak patut dengan memprovokasi …

Arteta Kecewa

LONDON (Realita) - Manajer Arsenal Mikel Arteta menyayangkan kegagalan timnya melebarkan jarak dengan Manchester City di Liga Inggris usai ditahan imbang …

Tatiana Trouboul Dinikahi Kiper Arsenal

LONDON (Realita)- Diakui sebagai salah satu kiper terbaik di salah satu liga terberat di dunia, Premier League, David Raya kini masuk dalam daftar pemain …