MADIUN (Realita)- Seorang pemuda bernama Muhamad Nabil Holili (20) meninggal dunia setelah menjalani perawatan medis.
Korban mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Umum Dokter Soedono, Madiun, usai diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok pria.
Korban diduga meninggal akibat dikeroyok dan dipukul menggunakan benda keras, yang diduga berupa batu bata atau paving. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka serius, terutama di bagian kepala.
Kakak korban, Unik Zakiya, menjelaskan bahwa peristiwa itu terjadi pada Kamis sekitar pukul 01.00 WIB.
Saat itu, adiknya bersama sembilan orang temannya hendak pulang usai berkunjung ke rumah seorang teman di Kecamatan Patianrowo, Kabupaten Nganjuk. Namun di tengah perjalanan, rombongan tersebut dihadang oleh sekelompok pria berjumlah sekitar 15 orang.
Dalam kejadian tersebut, korban diduga menjadi sasaran pengeroyokan dan dipukul di bagian kepala.
Setelah kejadian, korban sempat mendapatkan perawatan di RSUD Kertosono, sebelum akhirnya dirujuk ke rumah sakit di Madiun. Namun, nyawa korban tidak dapat diselamatkan.
Unik Zakiya berharap aparat penegak hukum dapat memberikan keadilan dan menghukum para pelaku setimpal dengan perbuatannya karena telah menghilangkan nyawa orang lain.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Nganjuk, IPTU Fajar Kurniadhi, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, membenarkan bahwa pihak kepolisian telah mengamankan delapan orang terduga pelaku pengeroyokan.
Saat ini, seluruh terduga pelaku masih menjalani pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut di Mapolres Nganjuk.yw
Editor : Redaksi
URL : https://realita.co/baca-46051-nabil-meninggal-dikeroyok-belasan-orang