Ali Mashudi Terkesan Menghindar dan Bungkan, saat Dikonfirmasi Dugaan Keterlibatan Kasus OTT Wali Kota Madiun

MADIUN (Realita) - Anggota DPRD Kabupaten Madiun, Ali Mashudi, memilih bungkam dan menghindari awak media saat dimintai konfirmasi terkait dugaan keterlibatannya dalam kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi.

Ali Mashudi, yang diketahui merupakan salah satu unsur pimpinan DPRD Kabupaten Madiun, terlihat menghadiri rapat paripurna DPRD yang digelar pada Kamis (29/1/2026) di Gedung DPRD Kabupaten Madiun.

Namun, usai rapat paripurna tersebut, Ali tampak terburu-buru meninggalkan ruang sidang. Ketika sejumlah awak media mencoba meminta klarifikasi dan tanggapan terkait kasus OTT di Kota Madiun, Ali justru memilih lari menghindari wartawan dan langsung menuju area parkir.

Upaya konfirmasi terus dilakukan hingga ke halaman parkir gedung DPRD. Meski demikian, anggota DPRD dari partai berlambang Mercy itu tetap enggan memberikan pernyataan apa pun. 

Ali langsung masuk ke dalam mobil dan meninggalkan lokasi tanpa sepatah kata.
Sikap tertutup dan terkesan menghindar dari awak media tersebut memunculkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat, terlebih di tengah mencuatnya kasus OTT yang saat ini masih terus dikembangkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Sebelumnya, KPK melakukan penggeledahan di sebuah ruko yang berlokasi di Jalan Jenderal S. Parman, Kelurahan Oro-Oro Ombo, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun, pada Senin (26/1/2026).

Ruko tersebut diduga milik atau dikuasai pihak swasta yang merupakan salah satu rekanan Pemerintah Kota Madiun.

Berdasarkan informasi yang beredar, pihak swasta tersebut diduga memiliki keterkaitan dengan permintaan fee penerbitan perizinan yang dilakukan oleh Wali Kota Madiun nonaktif kepada sejumlah pelaku usaha.

Lebih lanjut, fee tersebut diduga berkaitan dengan proses perizinan hotel, minimarket, hingga usaha waralaba, yang disebut-sebut melibatkan oknum anggota DPRD Kabupaten Madiun.

Hingga saat ini, KPK masih terus melakukan serangkaian penggeledahan dan pendalaman kasus di sejumlah titik di Kota Madiun guna mengungkap pihak-pihak yang terlibat dalam perkara tersebut.yw

Editor : Redaksi

Berita Terbaru