Seberangi Rel, Kakek 92 Tahun Ditabrak Kereta

Advertorial

BOYOLALI (Realita)- Seorang pria lanjut usia tewas seketika setelah tertabrak Kereta Api (KA) 268 Banyubiru di wilayah Dukuh Jambean, Desa Ngleses, Kecamatan Juwangi, Kabupaten Boyolali, pada Jumat pagi, 6 Februari 2026, sekitar pukul 07.30 WIB.

Korban adalah seorang lansia berinisial D (92), warga setempat yang diduga menyeberangi rel tanpa menyadari kereta yang mendekat. 

Peristiwa terjadi di jalur rel petak Stasiun Karangsono–Gundi KM 59+0/1 saat Kereta Api 268 Banyubiru melaju dari arah barat (Stasiun Karangsono) menuju timur (Stasiun Gundi) pada pagi hari. Menurut petugas dari Polsek Juwangi, korban sedang menyebrang rel dari utara ke selatan saat kereta mendekat, tetapi jarak yang terlalu dekat membuat tabrakan tak terhindarkan sehingga korban terpental dan tewas di tempat kejadian. 

Warga yang berada di sekitar TKP kemudian menghubungi polisi, dan petugas serta tim medis segera mengamankan lokasi, melakukan olah TKP, pendataan saksi, serta berkoordinasi dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI). Hasil pemeriksaan medis menyatakan bahwa korban meninggal akibat benturan keras.
Informasi dari warga setempat menyebut bahwa korban diduga mengalami gangguan pendengaran, sehingga tidak menyadari kereta yang melintas.

Pihak keluarga menerima kejadian itu sebagai sebuah musibah dan menolak dilakukan autopsi, sebagaimana tercantum dalam surat pernyataan yang diserahkan kepada kepolisian. Jenazah korban kemudian dievakuasi dan diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan. 

Polres Boyolali mengimbau masyarakat yang akan melintas atau menyeberangi jalur rel untuk selalu berhati-hati, terutama bagi mereka yang memiliki keterbatasan pendengaran atau penglihatan, guna mencegah kecelakaan serupa di masa mendatang.ak

 

Editor : Redaksi

Berita Terbaru