JEMBER (Realita) – Momentum peringatan Nuzulul Qur’an dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Jember untuk memperkuat kepedulian sosial terhadap masyarakat, termasuk pekerja sektor informal.
Bupati Jember Muhammad Fawait menegaskan pihaknya tengah menyiapkan program pemberdayaan bagi keluarga pengemudi ojek online (ojol).
Program tersebut dirancang untuk membantu meningkatkan kesejahteraan keluarga para pengemudi melalui berbagai pelatihan keterampilan bagi anggota keluarga, khususnya para istri.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Pemkab Jember untuk memperkuat ekonomi masyarakat dari tingkat keluarga, terutama bagi pekerja yang menggantungkan penghasilan dari sektor informal.
“Di momentum Ramadan ini saya mohon doa kepada panjenengan semua. Doakan saya, doakan Pemkab Jember, doakan Jember mudah-mudahan diparingi selamat oleh Allah,” ujar Muhammad Fawait, Sabtu malam (07/03/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Fawait menjelaskan bahwa para pengemudi ojek online di Jember saat ini juga telah mendapatkan perlindungan melalui program jaminan sosial ketenagakerjaan.
Selain itu, akses layanan kesehatan bagi para pengemudi dan keluarganya juga telah terjamin karena Kabupaten Jember telah mencapai status Universal Health Coverage (UHC).
Dengan kondisi tersebut, para pekerja sektor informal dapat memperoleh perlindungan kesehatan maupun jaminan ketika tidak dapat bekerja akibat sakit atau kecelakaan kerja.
“Sekarang panjenengan semua sudah dilengkapi dengan BPJS Ketenagakerjaan. Jember sudah UHC, otomatis panjenengan juga tercover BPJS kesehatan. Kalau sakit tinggal ke rumah sakit,” kata Muhammad Fawait.
Selain perlindungan sosial, pemerintah daerah juga merancang program pemberdayaan ekonomi bagi keluarga pengemudi.
Program tersebut berupa pelatihan keterampilan usaha bagi para istri pengemudi ojol agar dapat membantu menambah penghasilan keluarga.
Pelatihan tersebut akan dilakukan secara bertahap menyesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah serta kesiapan program pemberdayaan masyarakat.
Menurut Fawait, program tersebut diharapkan mampu membuka peluang usaha rumahan bagi keluarga pengemudi sehingga ekonomi keluarga menjadi lebih kuat.
“Nanti mudah-mudahan juga ada pelatihan untuk ibu-ibu di rumah, untuk istri-istri ojol walaupun secara bertahap. Sabar ya, Pak, doakan mudah-mudahan ke depan kami bisa memberikan lebih banyak lagi,” ujar Muhammad Fawait.
Melalui momentum Nuzulul Qur’an di bulan Ramadan, Fawait juga mengajak masyarakat untuk terus mendoakan agar pemerintah daerah mampu menjalankan amanah dengan baik.
Ia berharap kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat dapat menjadi kekuatan dalam mewujudkan visi pembangunan menuju Jember baru yang lebih maju.
“Mudah-mudahan kami mampu menjadi pemimpin yang amanah sehingga bisa membawa Jember baru, Jember maju,” pungkas Muhammad Fawait. (R-dy).
Editor : Redaksi